Telkom Tingkatkan Inovasi Digital Demi Industri 4.0

Photo Author
Radit, Kabar BUMN
- Sabtu, 6 Mei 2023 | 11:37 WIB
Leap membawa misi Telkom untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform digital cerdas yang berkelanjutan, ekonomis, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat. (Dok.Telkom)
Leap membawa misi Telkom untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform digital cerdas yang berkelanjutan, ekonomis, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat. (Dok.Telkom)

Kabar BUMN - Pemerintah terus berupaya mewujudkan mimpi Indonesia menjadi negara maju pada 2045 dengan menginisiasi era industri 4.0. Penerapan teknologi digital itu diharapkan mampu dapat meningkatkan daya saing di masa depan. Untuk itulah kedaulatan digital di Indonesia perlu tercipta lewat peningkatan konektivitas digital, keterampilan dan literasi digital, serta tata kelola data digital.

Dalam upaya mendukung transformasi digital Indonesia guna mewujudkan kedaulatan digital di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sebagai perusahaan telekomunikasi digital sekaligus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara konsisten berkomitmen mendukung pemerintah dalam menyukseskan transformasi digital di Indonesia melalui Leap-Telkom Digital (Leap).

Leap yang diluncurkan pada tahun lalu menjadi umbrella brand dari produk dan layanan digital yang dimiliki oleh Telkom. Hadirnya Leap adalah bukti nyata konsistensi Telkom dalam membantu pemerintah mengakselerasi ekosistem digital yang merata di berbagai sektor di Indonesia.

Baca Juga: Tingkatkan Keamanan dan Kelancaran Operasi Instalasi, Pertamina Percepat Proses Penetapan DTT

Hal serupa disampaikan oleh Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid pada perhelatan Hannover Messe 2023, di Jerman, bulan April lalu. Dalam ajang pameran industri terbesar di Eropa tersebut, Fajrin menyampaikan bahwa Telkom sebagai BUMN berkomitmen untuk menjadi penggerak utama terciptanya kedaulatan digital di Indonesia melalui berbagai potensi yang dimiliki Telkom, termasuk infrastruktur jaringan dan layanan digital terbaik di berbagai sektor.

Lebih lanjut Fajrin menyampaikan, untuk menempatkan diri di industri digital, Telkom bertransformasi menjadi digital telco dengan mengusung strategi yang fokus pada digital connectivity, digital platform, dan digital services. Guna mengakselerasi kedaulatan digital di tanah air, ruang lingkup bisnis digital telco yang dibawa Telkom telah meliputi berbagai sektor hingga pemerintahan.

"Semua produk dan layanan digital yang ada di Telkom berada di bawah payung Leap-Telkom Digital. Leap menjadi cara Telkom untuk melompat menjadi perusahaan digital telco yang bermanfaat bagi negara dan masyarakat," jelas Fajrin.

Baca Juga: Jadwal Tayang Drama Tale of the Nine Tailed 1938 di tvN dan Prime Video, Catat!

Fajrin menambahkan, Leap membawa misi Telkom untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform digital cerdas yang berkelanjutan, ekonomis, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat melalui produk dan layanan digital.

Tak hanya ke masyarakat Indonesia, produk-produk Leap juga diperkenalkan dalam berbagai kesempatan di event internasional, seperti Dubai Expo, London Tech Week dan belum lama ini di Hannover Messe 2023.

Leap menyentuh berbagai sektor penting guna mengorkestrasikan ekosistem digital yang memberikan kemudahan sehingga kedaulatan digital tercapai lebih cepat, beberapa di antaranya adalah sektor UMKM melalui PaDi UMKM, Agree untuk sektor agrobisnis, dan Logee bagi sektor logistik di tanah air.

Baca Juga: PLN, Total Eren, Adaro Power, dan PJBI Tandatangani PJBTL Pembangunan PLTB Dengan BESS Pertama di Indonesia

Di sisi lain, kedaulatan digital juga dapat diakselerasi lewat pemanfaatan berbagai teknologi terkini, salah satunya adalah Internet of Thing (IoT) melalui Antares sebagai platform IoT dengan beragam fitur dan kapasitas data tanpa batas.

Semua industri termasuk manufaktur, logistik, dan rantai pasokan, dapat menggunakan Antares untuk mengoptimalkan produktivitas operasionalnya. Selain itu, Leap juga menyasar sektor-sektor lain agar masyarakat Indonesia bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi di era Industri 4.0,” tutup Fajrin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini