inovasi

BNI Giro Multi Currency, Mendorong Percepatan Arus Digitalisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kamis, 4 Mei 2023 | 08:05 WIB
Ilustrasi sembilan jenis mata uang. (Pexel)

Kabar BUMN - Digitalisasi sudah merasuki segala bidang kehidupan manusia modern, termasuk dalam dunia perbankan. Sudah terbukti kalau transaksi perbankan menjadi sangat mudah dan cepat dengan adanya digitalisasi.

PT Bank Negara Indonesia (BNI) salah satu perusahaan BUMN yang peka akan kebutuhan digitalisasi tersebut.

Inovasi produk terbaru BNI yang mengedepankan digitalisasi adalah BNI Giro Multi Currency, yang diluncurkan pada Desember 2022 lalu.

Baca Juga: Mengenal Hotel Meruorah Komodo Labuan, Venue Utama KTT ASEAN ke-42!

Latar Belakang BNI Giro Multi Currency
Ada tiga hal yang melatarbelakangi hadirnya BNI Giro Multi Currency ini.

Pertama, BNI diamanatkan pemerintah untuk mendukung perkembangan bisnis internasional. Kedua, ekspor impor di Indonesia kembali bergeliat pasca pandemi Covid-19. Ketiga, kondisi ekspor impor di Indonesia yang semakin membaik.

BNI Giro Multi Currency ini diharapkan bisa mendorong percepatan arus digitalisasi untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Kisah Pengusaha Madu Siantar Raih Sukses Dan Berdayakan Masyarakat

Menurut Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo, BNI Giro Multi Currency bisa memberikan implikasi positif pada efisiensi biaya pengelolaan rekening nasabah. Karena inovasi ini memungkinkan nasabah bisa memenuhi semua kebutuhan valuta asing dengan satu rekening BNI.

Selama ini banyak nasabah yang mengatakan mereka memiliki banyak rekening, mereka jadi repot. Sementara bagi pebisnis, terutama dalam ekspor impor, kondisinya mengharuskan mereka punya banyak rekening. Hal ini merepotkan dalam pengelolaan dan laporannya.

Dengan menggunakan BNI Giro Multi Currency kerepotan akan banyak rekening, bisa diatasi.

Baca Juga: 10 Kota Paling Ramah yang Dengan Suka Hati Menyambut Kedatangan Para Pelancong

Sembilan Mata Uang
BNI Giro Multi Currency menyediakan sembilan jenis mata uang. Yaitu, rupiah (IDR), yen (JPY), pound stering (GBP), dolar Amerika Serikat (USD), euro (EUR), dolar Australia (AUD), dolar Singapura (SGD), dolar Hongkong (HKD) dan yuan China (CNY).

Dengan tersedianya sembilan jenis mata uang, inovasi terbaru ini sangat cocok digunakan bagi nasabah yang bergerak pada bidang perdagangan internasional, pertambangan, dan logistik.

Halaman:

Tags

Terkini