PTPN IV Regional 4 Kirimkan Bantuan bagi Korban Banjir di Kabupaten Bungo, Jambi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 5 Januari 2024 | 17:00 WIB
PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi (eks PTPN 6) mengirimkan bantuan mendasar bagi korban banjir di Kabupaten Bungo. (ptpn6.com)
PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi (eks PTPN 6) mengirimkan bantuan mendasar bagi korban banjir di Kabupaten Bungo. (ptpn6.com)

Kabar BUMN - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi (eks PTPN 6) mengirimkan bantuan mendasar bagi korban banjir di Kabupaten Bungo.

Untuk diketahui, akhir tahun 2023 lalu, terjadi banjir besar di kabupaten tersebut hingga mencapai satu meter lebih atau sebatas dada orang dewasa.

Bantuan yang dikirimkan PTPN IV Regional 4 ini disinergikan dengan BUMN lain dalam wadah Rumah BUMN Jambi.

Baca Juga: Pohon-pohon Teh Berusia Satu Abad di Kebun Teh PTPN 6, Peninggalan Belanda yang Masih Berproduksi dan Melegenda

”Kami memberikan bantuan uang tunai Rp15.000.000, yang dikonfersi menjadi bahan sembako,” kata Sekretaris Perusahaan PTPN IV Regional 4 Muhammad Ridwan, Kamis (04/01/2023).

Bantuan, lanjut Muhammad Rdwan, ditujukan untuk meringankan beban korban banjir di Kabupaten Bungo.

Untuk di ketahui, banjir bandang di kabupaten Bungo merendam 13.850 rumah warga di 16 kecamatan dan 80 desa di Bungo.

Baca Juga: Beralih dan Tambah Daya ke PLN, PTPN VI Hemat Biaya Hingga 25 Persen

Dari 16 kecamatan tersebut, 5 kecamatan di Kabupaten Bungo yang dinyatakan paling berat terdampak banjir.

Kelimanya yakni, Kecamatan Batin III Ulu, Kecamatan Rantau Pandan, Kecamatan Muko-Muko, Kecamatan Tanah Tumbuh dan Kecamatan Limun Lubuk Mengkuang.

Banjir ini mengakibatkan kebanyakan warga mengungsi dari rumahnya, salah satunya juga untuk menghindari banjir deras.

Baca Juga: Cara PTPN IV Regional 4 Rayakan Pergantian Tahun, Beri Bantuan untuk Bangun Masjid dan Pagar SD di Jambi

Dikutip dari metrojambi.com, banjir yang terjadi di Kabupaten Bungo pada akhir tahun 2023 ini, merupakan banjir terparah sejak 20 tahun terakhir.

Dashyatnya luapan air bahkan membuat rumah-rumah warga yang tak diduga terkena dampak banjir ikut terendam.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: ptpn6.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini