Dukung Generasi Difabelpreneur yang Handal, SPJM Bekali Life Skill Bagi Penyandang Disabilitas dan Teman Tuli

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Minggu, 10 Maret 2024 | 06:30 WIB
PT Pelindo Jasa Maritim menggelar Pelatihan Life Skill bagi penyandang disabilitas dan teman tuli di Sentra Wirajaya Makassar pada 2-3 Maret 2024. (jasamaritim.co.id)
PT Pelindo Jasa Maritim menggelar Pelatihan Life Skill bagi penyandang disabilitas dan teman tuli di Sentra Wirajaya Makassar pada 2-3 Maret 2024. (jasamaritim.co.id)


Kabar BUMN – PT Pelindo Jasa Maritim berkolaborasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sentra Wirajaya Makassar, menggelar Pelatihan Life Skill bagi penyandang disabilitas.

Pelatihan ini berlangsung selama dua hari (2 - 3 Maret 2024) di Sentra Wirajaya Makassar.

Kegiatan bagi penyandang disabilitas ini merupakan salah satu program prioritas SPJM sahabat inspiratif Pelindo Difablepreneur, yang merupakan rangkaian dari Program Difablepreneur PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Baca Juga: Info Lowongan Magang di BUMN, Perum DAMRI Buka Posisi Desain Interior untuk Penempatan di Jakarta Timur

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen SPJM dalam mendukung peningkatan kapasitas kemampuan penyandang disabilitas agar memiliki kemandirian, terutama dari segi ekonomi.

Sebanyak 30 peserta berasal dari Kota Makassar dan Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan yang terdiri dari penyandang disabilitas fisik dan teman tuli.

Dalam kegiatan ini, para peserta diajarkan pelatihan barista dan pembuatan handicraft.

Baca Juga: Pantai di Blitar yang Masih Kinyis-kinyis, Pantai Pudak Punya Pemandangan Bak Surga Tersembunyi, HTM ke Wisata Ini Gratis

Pada kesempatan yang sama, pihak SPJM menyerahkan bantuan alat bantu kepada peserta pelatihan yang berupa 5 unit kursi roda dan 10 tongkat.

Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar, menyampaikan, “Pelatihan life skill dan penyerahan alat bantu untuk penyandang disabilitas ini merupakan bagian program TJSL dari SPJM, yang selaras dengan fokus program TJSL BUMN meliputi pendidikan, lingkungan, dan UMKM.”

“Ini juga sejalan dengan SDGs poin 1 yakni no poverty (tanpa kemiskinan). Kami memberikan pelatihan (life skill) agar kelak bisa mandiri,” ungkap Patrick.

Baca Juga: KAI Kembali Buka Pemesanan Tiket 24 KA Tambahan Lebaran untuk Tahap Kedua

Dirinya pun berharap kegiatan ini bisa melahirkan pengusaha-pengusaha mandiri dari saudara-saudara penyandang disabilitas sehingga kelak akan lahir generasi-generasi difabelpreneur yang handal.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Sumber: jasamaritim.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini