Manfaatkan Limbah, Pertagas Latih Masyarakat Penyangga IKN Kembangkan Pupuk Kompos dan Organik

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 26 Mei 2024 | 12:00 WIB
Manfaatkan limbah, Pertagas latih masyarakat penyangga IKN kembangkan pupuk kompos dan organik. (DOK. Pertagas)
Manfaatkan limbah, Pertagas latih masyarakat penyangga IKN kembangkan pupuk kompos dan organik. (DOK. Pertagas)

Kabar BUMN - PT Pertamina Gas (Pertagas) menggelar kegiatan pengembangan pupuk kompos dan pupuk organik cair (POC) dari limbah organik di Desa Karya Jaya, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, pada Rabu hingga Jumat (15-17/5/2024).

Kegiatan yang diselenggarakan afiliasi PT PGN Tbk Sub Holding Gas Pertamina ini bagian dari kegiatan peningkatan kapasitas pelaku pertanian. Selain pelatihan, diserahkan juga bantuan sarana prasarananya.

Kegiatan diikuti 23 orang dari pengurus BUMDes Mitra Karya dan Kelompok Tani Pemuda. Adapun materi pelatihan, yakni pembuatan pupuk organik cair, padat organik, fungisida dan insektisida nabati.

Baca Juga: Bertransformasi, Pertagas Siap Menjadi Perusahaan Infrastruktur Energi yang Andal

Kegiatan ini merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari unit usaha Pertagas yakni Operation Kalimantan Area (Pertagas OKA).

Head of External Relation East Region, Yedo Kurniawan menyampaikan, kegiatan ini mendukung peningkatan ekonomi melalui BUMDes dengan memanfaatkan limbah di sekitar sebagai bahan dasar dalam pembuatan produk pertanian mandiri guna mendukung pertanian berkelanjutan.

Khory, salah satu peserta kegiatan pelatihan berterima kasih kepada Pertagas yang telah membantu menyediakan fasilitas peralatan dan memberikan pelatihan pembuatan produk pertanian mandiri yang ramah lingkungan.

Baca Juga: Utilisasi Gas Bumi, Kompresor Gas Pertagas Dimanfaatkan untuk Operasi dan Produksi Migas PHE

"Permasalahan petani saat ini adalah degradasi lahan dan serangan hama sehingga membutuhkan komposisi unsur hara tanah yang kaya akan nutrisi dan mikroba baik untuk tanaman," ujarnya.

Kepala Desa Karya Jaya Parijo menyampaikan, BUMDes Mitra Karya baru berusia dua tahun dan dalam perjalanannya banyak sekali kendala yang dihadapi.

Terutama rendahnya pengetahuan terkait pertanian serta modal usaha dalam pengembangan BUMDes.

Baca Juga: Berbagi Berkah Ramadan, Pertagas Berikan Santunan Kepada 1.326 Yatim Dhuafa di Seluruh Indonesia

"Hadirnya pendampingan dari Pertagas menumbuhkan semangat baru bagi kelompok masyarakat dan memotivasi untuk menghadirkan produk turunan baru yang nantinya mampu bernilai jual," ucapnya.

Di tempat terpisah Manager Communication Relations and CSR Pertagas Imam Rismanto menyampaikan, pelatihan produk olahan pertanian ini merupakan salah satu program TJSL yang dijalankan dalam aspek pemberdayaan masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini