Jamkrindo Gandeng Komnas PA dan PAUD Inspirasi Indonesia Edukasi Anti Perundungan dan Kekerasan Seksual untuk Pelajar SD di Jakarta

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 2 Juni 2024 | 19:00 WIB
Jamkrindo bersama Komnas PA dan PAUD Inspirasi Indonesia edukasi murid SD di Jakarta terkait perundungan dan kekerasan seksual. (jamkrindo.co.id)
Jamkrindo bersama Komnas PA dan PAUD Inspirasi Indonesia edukasi murid SD di Jakarta terkait perundungan dan kekerasan seksual. (jamkrindo.co.id)

Kabar BUMN – Kasus perundungan dan kekerasan seksual yang marak terjadi dapat mempengaruhi kesehatan mental anak-anak, yang merupakan generasi penerus bangsa.

Untuk mengatasi masalah ini, Jamkrindo bekerjasama dengan PAUD Inspirasi Indonesia dan Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) mengadakan program edukasi anti perundungan dan kekerasan seksual untuk 5.400 pelajar SD di wilayah Jakarta.

Aribowo, Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, mengungkapkan bahwa program ini merupakan kegiatan berkelanjutan yang telah dilakukan sejak tahun 2023 dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-54 Jamkrindo yang jatuh pada 1 Juli 2024.

Baca Juga: Jamkrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Lahar Dingin di Sumatera Barat

Pada tahun 2024, Jamkrindo menyasar 21 Sekolah Dasar di Jakarta dengan total 5.400 pelajar sebagai sasaran edukasi.

Ini adalah bukti nyata kepedulian Jamkrindo terhadap sektor pendidikan dan komitmen kami terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya dalam pilar pendidikan bermutu, kesetaraan gender, dan pengurangan ketimpangan.

“Kegiatan edukasi tersebut merupakan kegiatan berkelanjutan yang terus kami lakukan untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Baca Juga: Jamkrindo dan Bank SulutGo Melakukan Kerja Sama Strategis untuk Perluas Hubungan Bisnis

"Pada tahun sebelumnya kegiatan tersebut berhasil melibatkan 5.300 pelajar, sedangkan pada tahun ini kami targetkan 5.400 pelajar.

"Rangkaian kegiatan edukasi mulai dilakukan di SDN Cipinang Melayu 01 Pagi dan akan dilanjutkan di 20 sekolah lainya,” ungkap Aribowo, seperti dikutip KabarBUMN.com dari jamkrindo.co.id, Minggu (2/6/2024).

Program ini diharapkan dapat mendukung upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi semua siswa.

Baca Juga: Jamkrindo Catat Pertumbuhan Kinerja Solid di Tahun 2023

Lia Latifah, Komisioner Komisi Nasional Perlindungan Anak, menyoroti bahwa kasus perundungan di sekolah sering terjadi, tidak hanya antar siswa, tetapi juga melibatkan pendidik dan tenaga kependidikan.

Kehadiran media sosial dan internet juga membuka ruang baru bagi terjadinya cyber bullying atau perundungan di ranah digital.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: jamkrindo.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini