Kabar BUMN - Perusahaan pertambangan PT Timah Tbk terus berupaya mendorong perkembangan infrastruktur komunikasi di wilayah Indonesia.
Kali ini, Perusahaan memberikan kontribusi kepada Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 3106 Belitung Timur, dengan menyediakan peralatan canggih Radio Pancar Ulang (RPU) Repeater.
Peralatan ini akan dipasang di Gunung Tajam, Dusun Air Pegantungan, Desa Kacang Butor.
Baca Juga: Lahan Warga Kelurahan Romodong Dilalap Api, Tim Damkar PT Timah Tbk Langsung Turun Bantu Padamkan
Bukan sekadar alat teknologi, bantuan ini memiliki dampak signifikan dalam mengembangkan jaringan komunikasi radio di pulau Belitung.
Peningkatan fasilitas ini akan menghubungkan penduduk dalam wilayah, bahkan mencapai pulau-pulau di sekitar Belitung yang sebelumnya sulit dijangkau.
Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 3106 Belitung Timur, Lisa Meilinda, menyatakan bahwa bantuan dari PT Timah Tbk akan dimanfaatkan untuk memperluas dan mengembangkan jaringan komunikasi radio.
Baca Juga: Rayakan HUT Ke-47, PT Timah Tbk Gelar Town Hall Meeting Secara Hybrid Bersama Insan Perusahaan
Adanya bantuan ini tak hanya bisa membangun fasilitas radio pancar ulang di Pulau Belitung saja, tapi juga di luar pulau yang sebelumnya dirasa kurang mampu untuk melakukannya.
“Dengan adanya bantuan ini dapat dimanfaat untuk memberikan bantuan komunikasi pada kegiatan sosial kemasyarakatan, gangguan kamtibmas, kecelakaan dan pencarian dan pertolongan,” ujar Lisa Meilinda, seperti dikutip KabarBUMN.com dari timah.com, Senin (7/8/2023).
Lisa menambahkan bahwa 133 anggota RAPI Beltim yang tersebar di desa-desa dan kepulauan Beltim merasakan manfaat nyata dari bantuan PT Timah Tbk.
Baca Juga: Peringati Hari Mangrove Sedunia di Pantai Menuang, PT Timah Tbk Tanam 5000 Bibit Mangrove
Ini bukan hanya bantuan untuk RAPI Belitung Timur, tetapi juga untuk ratusan masyarakat dalam meningkatkan komunikasi di daerah tersebut.
“Besar harapan kami kepada PT Timah tbk untuk memberikan kontribusi berupa bantuan seperti hari ini,” kata Lisa.