Kabar BUMN - Salah satu mitra binaan PT Timah Tbk, Abdul Hafiz mengungkapkan, saat memulai usaha car wash dan rent car-nya, ada banyak tantangan yang dihadapi.
Mulai dari sepinya konsumen hingga keterbatasan modal.
Kendati demikian tak pernah menyerah, berbekal dukungan dari keluarga, usahanya bisa bertahan bahkan terus berkembang hingga sekarang.
Baca Juga: 5 Bantuan PT Timah Tbk Salurkan Sekaligus dalam Kegiatan CSR di Desa Beriga, Bangka Tengah
Perkembangan usahanya juga tak luput dari peran Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT Timah Tbk yang membantunya dalam hal permodalan.
Abdul menyampaikan, semula modal yang ia gunakan cuma pas-pasan saja, sehingga keinginan untuk melengkapi segala peralatan yang dibutuhkan juga menjadi terkendala.
Berbagai usaha untuk memperoleh modal telah ia lakukan namun karena keterbatasan kemampuan finansialnya, maka keinginan mendapatkan tambahan modal kerap tertunda.
Baca Juga: 2 Kabupaten di Kepulauan Bangka Belitung Dapat Bantuan 20 Unit Sumur Bor dari PT Timah dan Kostrad
Setelah dirinya memeroleh informasi tentang program PUMK PT Timah Tbk, dirinya mulai kembali bersemangat untuk menambah peralatan usahanya.
"Syukur alhamdulillah usulan tersebut mendapatkan respon yang positif dari perusahaan dan akhirnya saya mendapatkan modal untuk usaha car wash,” tutur Abdul.
Abdul menambahkan, "Dengan suntikan modal tersebut, kebutuhan perlengkapan alat-alat kerja dapat terpenuhi. Sehingga diharapkan pelanggan kita semakin nyaman dan puas."
Baca Juga: Program PUMK PT Timah Berhasil Bawa Belasan Mitra Binaan Naik Kelas
Menurut Hafiz, program PUMK PT Timah Tbk cukup membantu bagi usaha yang ia jalankan, karena banyak kemudahan serta keringanan yang dirasakan selama menjadi mitra binaan PT Timah.
Ia berharap, Program PUMK PT Timah Tbk dapat terus berlanjut sehingga bisa terus membantu para pelaku UMKM untuk bisa mengembangkan usahanya dan terus menggerakkan ekonomi masyarakat.