Kabar BUMN - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara kerahkan personil Polisi Kehutanan (Polhut) pada bencana longsor di wilayah Dusun Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang Kabupaten Subang, pada hari Minggu (07/01).
Hadir dalam kegiatan evakuasi bencana tersebut Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cisalak Budi Kamal, Komandan Regu (Danru) Polhut Budi Hartono beserta anggota, Perwira Pembina (Pabin) Perhutani Kompol Jajuli.
Serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang Idham, gabungan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (Polri), serta berbagai relawan yang turut hadir lainnya.
Di tempat terpisah, Administrartur KPH Bandung Utara Adi Nugroho menyampaikan, pihaknya mengerahkan sejumlah personil Polhut guna membantu proses evakuasi bencana longsor bersama-sama dengan pihak pemerintah, BPBD, TNI/Polri, serta relawan dan masyarakat setempat.
Adi mengungkapkan, KPH Bandung Utara menyampaikan turut berduka cita atas kejadian bencana yang menimpa saudara kita di Subang.
“Semoga di berikan kekuatan dan keikhlasan. Kami menurunkan sejumlah personil Polisi Hutan untuk membantu evakuasi dan pencarian terhadap orang yang hilang serta yang terdampak dari musibah tersebut,” jelasnya.
Baca Juga: Perhutani Tandatangani PKS dengan Kodam III Siliwangi Tentang Kegiatan Perlindungan Kawasan Hutan
Idham menjelaskan bahwa bencana longsor terjadi di luar kawasan hutan dengan jarak kurang lebih 3 KM dari kawasan hutan.
Melihat dari intensitas curah hujan yang tinggi saat ini, hal ini menjadi faktor yang mengakibatkan terjadinya bencana longsor.
Idham mengucapkan terima kasih atas bantuan personil dari Perum Perhutani sehingga dapat menambah jumlah anggota yang membantu melakukan pencarian dan evakuasi terhadap masyarakat yang kena dampak dari musibah.
Baca Juga: Jaga Ekosistem Laut, Perhutani Gandeng Mahasiswa UGM Lestarikan Terumbu Karang di Banyuwangi
“Semoga para korban di berikan ketambahan dan para relawan yang membantu evakuasi di berikan kesehatan dan keselamatan,” ucapnya.***