Kabar BUMN - Setelah 3 bulan dilaksanakan, tepatnya sejak Oktober 2023 lalu, produk pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) binaan PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) dan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) sukses diluncurkan.
Produk UMK binaan IPCC berkolaborasi dengan IPCM dengan nama TenunNyaman ini perpaduan tenun dan anyaman khas Nusa Tenggara Timur, Pulau Adonara.
Dalam kegiatan yang menjadi bagian Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dua emiten Pelindo Group ini dihasilkan 2 produk cinderamata IPCC x IPCM yaitu Clutch Laptop dan Lanyard Name Tag khas Indonesia.
Baca Juga: Akhir Tahun 2023, IPCC Tebar Dividen Interim dengan Yield Sebesar 3,06%
Dikutip dari media sosial resminya, IPCC menyatakan bangga gunakan produk asli buatan tangan pengrajin Indonesia.
Dengan semangat memberdayakan sumber daya alam dan sumber daya manusia Indonesia, IPCC dukung para perempuan pengrajin tenun dan anyaman agar dapat meningkatkan skill dan kesejahteraan para perempuan di Indonesia Timur.
Sebelumnya diberitakan, IPCC dan IPCM bersinergi melaksanakan program Pengembangan Produk Tenun dan Anyaman.
Baca Juga: Kinerja IPCC Melesat, Sampai Kuartal III-2023 Pendapatannya Mencapai Rp548,16 Miliar
Program Tenun Nyaman ini menggandeng mitra platform digital bidang manajemen usaha wastra dan kerajinan/kriya, Krealogi oleh Du Anyam untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada 30 pelaku UMK di wilayah Indonesia Timur, yakni di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Pembukaan Program Binaan UMK IPCC x IPCM diresmikan di Kantor Kepala Desa Lamahala Jaya, Adonara Timur, pada Rabu (18/10/2023).
Program pendampingan pelatihan TenunNyaman dilaksanakan selama 3 bulan mulai Oktober hingga Desember 2023, meliputi pemetaan permasalahan bisnis dari setiap peserta UMK.
Untuk pendampingan pelatihan selama 3 bulan tersebut, IPCC dan IPCM menyisihkan dana TJSL sebesar Rp300 juta guna mendukung pengembangan ekonomi UMK.
Pendampingan pelatihan yang dilaksanakan secara langsung tersebut dilanjutkan dengan pemberian materi konsultasi usaha berupa inovasi desain produk, SOP Produksi dan bagaimana idealnya menentukan harga modal.