Kabar BUMN - PT Nindya Karya (Persero) dukung pengembangan energi terbarukan biogas di Solo Karanganyar, Jawa Tengah (29/01/2024).
Pengembangan ini bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Nindya Karya.
Untuk diketahui, energi terbarukan dari biogas diperoleh dengan mengolah kotoran ternak, yang umumnya hanya menjadi limbah.
Baca Juga: Nindya Karya Tanda Tangani Proyek Baru Pembangunan Jalan Akses Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara
Pemanfaatan limbah ternak ini, selain menjadi solusi dari permasalahan timbunan kotoran ternak, juga memeroleh sumber energi alternatif baru yang murah dan ramah lingkungan.
Program TJSL Nindya Karya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Pilar Lingkungan Nomor 15 tentang Ekosistem Darat dan Nomor 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau.
Dari program ini sudah ada enam rumah yang memanfaatkan biogas untuk memenuhi keperluan sehari-hari.
Dengan pemanfaatan biogas ini keenam rumah tidak lagi menggunakan gas elpiji sehingga tentunya lebih hemat.
“Semoga nantinya tidak hanya enam rumah saja, tapi bisa lebih banyak lagi yang bisa merasakan manfaatnya,” ujar Vice President TJSL dan Umum PT Nindya Karya Muhammad Rusdi.
Adapun Kepala Desa Dusun Ngampel Suwito, mengungkapkan apresiasinya atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Dusun Ngampel.
Baca Juga: Nindya Karya Teken Kontrak Pembangunan Paralympic Training Center Karanganyar
Ia juga berharap program ini bisa dilakukan secara berkelanjutan dan dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Secara keseluruhan, TJSL Nindya Karya sudah membangun tiga titik biogas, yakni di Jogjakarta dan Solo.