Kabar BUMN - Dalam menjalankan proses bisnisnya, PT Timah selalu berkomitmen untuk mengelola lingkungan yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui reklamasi lahan bekas tambang.
Tahun 2024 ini, PT Timah menargetkan reklamasi darat seluas 396,5 hektare di Kepulauan Bangka Belitung.
Target ini lebih tinggi dibanding pelaksanaan reklamasi darat tahun 2023 di provinsi yang sama, yakni sebesar 299,47 hektar.
Sesuai rencana, PT Timah akan melakukan revegetasi atau penanaman dalam proses reklamasi kali ini.
Penghijauan akan dilakukan di lahan parlsca tambang PT Timah.
Baca Juga: Wujudkan Media Berkualitas, PT Timah Jalin Sinergi dengan Organisasi Pers Cetak Jurnalis Berkompeten
Adapun, bibit-bibit yang akan ditanam nantinya adalah tanaman produktif.
Seperti pohon jeruk, alpukat, sengon, jambu mete, hingga kelapa sawit.
Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, menurut rencana, reklamasi akan disesuaikan dengan bukaan lahan tambang.
Dalam pelaksanaannya, proses reklamasi akan melibatkan masyarakat di lingkar tambang PT Timah.
Hal ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dan juga menggerakkan ekonomi masyarakat.