Kabar BUMN - Tanggapi kejadian bencana gempa bumi di Pulau Bawean di pertengahan Maret lalu, Petrokimia Gresik bersama Satuan Tugas (Satgas) Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur telah memberangkatkan total 41 relawan.
Ke-41 relawan ini dikirimkan Satgas secara bergantian ke Bawean untuk bertugas selama 15 hari dimulai sehari setelah kejadian bencana gempa bumi, tepatnya 23 Maret 2024..
Di akhir masa pengabdian, yakni 6 April 2024, tim medis dan relawan, dan anggota Satgas lainnya telah membantu pemulihan sebanyak 2.126 warga.
Keterangan tersebut disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur, Senin (8/4/2024).
Dari laporan tim medis yang bertugas di Bawean, menurut Dwi Satriyo, pasien berasal dari berbagai usia, mulai dari balita hingga lansia.
Rata-rata masyarakat Bawean pascabencana mengalami myalgia atau nyeri-nyeri pada otot tubuh, hipertensi, vertigo, Iritasi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), sakit kepala biasa, dan penyakit lainnya.
Baca Juga: Dua Produk Unggulan Petrokimia Gresik Menjadi Merk yang Dipilih dan Direkomendasikan Petani
Selain memberikan pengobatan gratis, tim relawan juga menggelar program trauma healing bagi masyarakat Bawean.
“Khususnya untuk usia balita dan anak-anak, sehingga mereka bisa tetap happy meski saat ini berada di tengah keterbatasan pascabencana," tandas Dwi Satriyo.
Adapun ke-41 relawan yang mengabdi terdiri dari dokter, perawat, apoteker, psikolog dan tim relawan lainnya.
Beberapa tenaga kesehatan berasal dari Rumah Sakit IHC Grup di bawah PT Petro Graha Medika, PT Cipta Nirmala, PT Nusantara Medika Utama.