Program ketahanan pangan yang dijalankan PT Freeport Indonesia melalui Koperasi Buah Dewa fokus pada pengembangan tanaman bernilai ekonomis seperti kakao, pisang, ubi, dan keladi.
Baca Juga: Berbagai Program Grup MIND ID untuk Atasi Stunting
Pola pembinaan yang disesuaikan dengan budaya masyarakat lokal memberikan hasil yang positif, di mana perusahaan hanya memfasilitasi dalam hal pembinaan, pelatihan, serta pemasaran hasil kebun.
Program ini merupakan langkah konkret untuk mempersiapkan ekonomi masyarakat pascatambang.
Melalui kemandirian dan peningkatan kapasitas lokal, diharapkan masyarakat dapat terus berkembang dan mandiri dalam mengelola sumber daya alam serta memperkuat ekonomi lokal.
Cerita lainnya berasal dari anggota Grup MIND ID PT Aneka Tambang (Antam) lewat kesuksesan pengrajin emas dan perak, Mutiara di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.
Berdiri sejak 1980, toko emas dan perak mutiara kini sudah beralih tangan ke generasi selanjutnya yakni Wayan Arnawa.
Ia melanjutkan usaha yang semula digagas ayahnya dan kini berhasil maju berkat bantuan dari Antam.
Baca Juga: 18 Penghargaan Grup MIND ID Borong dari KLHK, Lebih Baik dari Tahun 2022
Wayan yang telah menjadi mitra binaan Antam sejak 2020 lalu mengatakan, berkat Antam, dirinya dapat mengembangkan usahanya lebih besar lagi karena kemudahan mendapatkan bahan baku yang berkualitas.***