tjsl

Pertamina Tetapkan Transisi Energi Sebagai Prioritas Utama

Selasa, 22 Maret 2022 | 11:00 WIB

Kabar BUMN -  PT Pertamina (Persero) terus berkomitmen untuk peduli terhadap lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan yang baik. Karena itu, Pertamina membuat program transisi energi sebagai wujud kepeduliannya serta memprioritaskan program tersebut sebagai prioritas utama.

Saat ini, Pertamina telah memainkan peran penting dalam memimpin transisi industri energi Indonesia dengan menargetkan bauran energi dan pengurangan emisi. Pertamina menargetkan penurunan emisi GRK yang lebih komprehensif sebesar 30% sebelum tahun 2030. Selain itu, Pertamina akan memprioritaskan pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) untuk mengatasi permasalahan lingkungan, yang sejalan dengan Bauran Energi Indonesia pada tahun 2030.

Pertamina juga mendukung Pemerintah Indonesia dalam Presidensi G20 yang telah memilih transisi energi sebagai salah satu prioritas utamanya. Sebagai bagian dari The Business 20 Task Force on Energy, Sustainability, and Climate, Pertamina memiliki prioritas yang sama dengan G20 Indonesia, yang harus menjadi katalisator yang kuat untuk pemulihan hijau dan berjalan seiring dengan prinsip-prinsip ketahanan energi, pemerataan energi dan kelestarian lingkungan.

SVP Strategy & Investment Pertamina, Daniel S. Purba, menyampaikan materi mengenai komitmen dan target transisi energi Pertamina pada acara Media Briefing Pertamina - Dubai Expo “Indonesias’s Pertamina Sets Initiatives for Accelerating Energy Transition to Become a Global Energy Champion” yang diselenggarakan secara daring pada Jumat (18/3) lalu. (Foto: Dok. Pertamina)

“Pertamina berkomitmen untuk dikenal tidak hanya sebagai pemain energi global tetapi juga sebagai perusahaan yang ramah lingkungan, bertanggung jawab secara sosial dan menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Nicke Widyawati, CEO PT Pertamina (Persero) di Paviliun Indonesia pada Dubai Expo, Jumat (18/3).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pertamina telah membentuk Komite Keberlanjutan pada tahun 2021 yang dipimpin langsung oleh CEO Pertamina. Komite ini menaruh perhatian besar terhadap isu-isu energi global termasuk program transisi energi.

Nicke menuturkan, upaya Pertamina mengembangkan energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dilakukan dalam 8 inisiatif strategis, antara lain pengembangan kilang hijau, pengembangan bioenergi, komersialisasi hidrogen, gasifikasi, inisiasi ekosistem baterai dan penyimpanan energi terintegrasi, serta peningkatan kapasitas terpasang panas bumi.

-
(ki.ka) SVP Strategy & Investment Pertamina, Daniel S. Purba, President Director Pertamina Geothermal Energy, Ahmad Yuniarto, Direktur Utama Pertamina International Shipping, Erry Widiastono, bersama Deputy Chair of The Task Force Environment Sustainability and Climate B20, Agung Wicaksono, menjawab pertanyaan rekan-rekan media. (Foto: Dok. Pertamina)

“Kami percaya bahwa sumber daya panas bumi Indonesia yang melimpah yang tersebar di cincin api dapat menjadi tulang punggung yang kuat untuk mempercepat transisi energi, yang sejalan dengan tujuan pemerintah Indonesia untuk mencapai emisi nol bersih,” ujar Nicke.

Terkini