“Saya nggak mau kalau sukses sendiri tapi orang di sekitar saya masih susah. Sampai akhirnya sudah ada 90 orang di kampung sini yang saya ajak gabung jadi nasabah Mekaar,” tambah Cici.
Baca Juga: Info Beasiswa PNM 2023 Dibuka Untuk Pelajar SMA SMK, Terbuka Untuk 100 Pelajar!
Dalam kunjungan tersebut, Muhadjir dan Arief meninjau kembali usaha anggota Kelompok PNM Mekaar dan anggota PKH yang digelar di Balai Kelurahan Sidoklumpuk.
Sinergi program PNM Mekaar dan PKH tersebut telah menjadi contoh implementasi keterpaduan dua strategi penghapusan kehancuran ekstrem.
Yakni, strategi penurunan beban pengeluaran dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Baca Juga: INKA dan PNM Gelar Seminar Inovasi Teknologi Perkeretaapian
Dimana kedua hal tersebut dapat mengakselerasi percepatan kesejahteraan masyarakat dan terlepas dari kemiskinan.
Kegigihan Cici dalam berusaha serta peran PNM dalam mewujudkan masyarakat prasejahtera pun mendapat apresiasi dari Menko PMK.
Menurut Menko PMK, PNM memiliki peran besar dalam menghilangkan kemisikinan di Indonesia.
Baca Juga: PLN Gandeng PNM dan Bulog Sediakan 4.000 Sembako Murah
“PNM harus segera membuat skema permodalan ringan dan pendampingan bagi usaha produktif untuk kelompok masyarakat miskin ekstrem, miskin, dan rentan.
“Bantuan modal ini diharapkan bisa mengintervensi dan mempercepat penghapusan puing-puing ekstrem yang ditarget nol persen pada tahun 2024,” pesan Muhadjir kepada Arief.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyatakan bahwa PNM sebagai perusahaan yang telah mengalirkan pembiayaan hingga Rp23,05 T (Periode Januari-April 2023) akan terus berkomitmen untuk membantu ketahanan ekonomi nasional melalui penguatan ekonomi keluarga.
“Para perempuan pelaku usaha ultra mikro punya potensi besar yang harus terus diasah. Di situ lah PNM hadir untuk mendampingi usaha mereka dengan memberikan modal finansial, sosial dan intelektual,” jelas Arief.
Baca Juga: Rizal Ramli: Program PNM Erick Thohir Punya Dampak Signifikan bagi Ekonomi