Kabar BUMN - PT Nindya Karya (Persero) memberikan bantuan alat untuk pengrajin kayu dan ecobrick di Jepara, Jawa Tengah, guna meningkatkan kualitas dan inovasi, pada Rabu (18/12/2024).
Pemberian bantuan ini dilakukan Nindya Karya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Program ini termasuk dalam ekonomi sirkular yang bertujuan untuk mengolah limbah kayu dan plastik menjadi produk bernilai ekonomis.
Baca Juga: Direktur Utama Nindya Karya ajak Mahasiswa Universitas Hasanuddin Kritis Hadapi Masa Depan
Bantuan yang diberikan juga sebagai upaya pencegahan dan penanganan perubahan iklim berupa pengolahan sampah anorganik dan kayu.
Program ini mendukung mitigasi perubahan iklim dengan mengurangi limbah yang berakhir di TPA dan emisi karbon.
Selain pemberian alat, program ini menjadi pemberdayaan UMKM lokal untuk menciptakan peluang usaha baru, mendukung prinsip 3R (reduce, reuse, recycle).
Perwakilan dari Kayu Kaya Virdia Zelly serta Ketua Paguyuban Bank Sampah Yanto, kompak menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Nindya Karya atas dukungan dan perhatian yang diberikan.
Sementara itu, Staf TJSL PT Nindya Karya Reski berharap, dengan dukungan dari semua pihak, program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Semoga kerja sama yang terjalin antara Nindya Karya dan masyarakat dapat terus berkembang dan menghasilkan solusi-solusi inovatif dalam pengelolaan sampah di masa depan,” ujarnya.
Baca Juga: Nindya Karya Raih Penghargaan di Ajang Malaysia-Indonesia Construction Innovation Business Hub 2024
Pemberian bantuan ini merupakan komitmen nyata Nindya Karya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat lokal serta pelestarian lingkungan.
Program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek tetapi juga menjadi investasi sosial yang berdampak panjang bagi masyarakat Jepara.***
Artikel Terkait
Hutama Karya Ciptakan Unit Pengolahan Sampah Organik Di Rest Area Tol JTTS
Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, SUCOFINDO Beri Bantuan Pengolahan Sampah di Desa Pesaren
Dari Pengolahan Sampah Organik, 1.250 Warga Balikpapan Bisa Merasakan Manfaat Gas Metana Hasil Program CSR Wasteco PHM
WIKA Dukung Pembangunan Proyek Pengolahan Sampah Terbesar di Jakarta: Target Reduksi Sampah 2.500 Ton/Hari
Brantas Abipraya Siapkan Program Pengolahan Sampah sebagai Wujud Peduli Lingkungan
TJSL PT Pindad Dorong Pengolahan Sampah Organik di Kebon Kangkung dengan Bantuan Reaktor Sampah Dapur