KAI Logistik Dukung Kemandirian UMKM Difabel dengan Program Pelatihan Wirausaha

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 25 Desember 2024 | 09:30 WIB
KAI Logistik menggelar Program Pelatihan Difablepreneur yang ditujukan untuk mendukung kemandirian dan pemberdayaan ekonomi komunitas atau individu penyandang disabilitas. (DOK. KAI Logistik)
KAI Logistik menggelar Program Pelatihan Difablepreneur yang ditujukan untuk mendukung kemandirian dan pemberdayaan ekonomi komunitas atau individu penyandang disabilitas. (DOK. KAI Logistik)

Kabar BUMN - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) menggelar Program Pelatihan Difablepreneur yang ditujukan untuk mendukung kemandirian dan pemberdayaan ekonomi komunitas atau individu penyandang disabilitas.

Program yang jadi bagian Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini mengusung tema “Aksesibilitas untuk Kesetaraan, Inovasi untuk Kemajuan”.

Program ini hasil kolaborasi KAI Logistik dengan Yayasan Berdaya Menembus Batas dan dilakukan dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember lalu.

Baca Juga: KAI Logistik Buka Peluang Program Kemitraan Gerai, Persyaratannya Mudah, Memungkinkan Berbagai Segmen Masyarakat Bergabung

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 mengungkapkan jumlah penyandang disabilitas di Indonesia tercatat sebanyak 22,97 juta orang, atau sekitar 8,5% dari total populasi dengan 52,65% di antaranya berstatus sebagai wirausaha.

Direktur Keuangan KAI Logistik, Riki Jayaprawira Suwarna menjelaskan, wirausaha menjadi ajang bagi penyandang disabilitas untuk tetap produktif dan berdaya di tengah keterbatasan pada akses pekerjaan formal.

“KAI Logistik ingin turut mendorong kesetaraan daya saing UMKM sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan profitabilitas usahanya,” katanya.

Baca Juga: Dukung Olahraga Futsal, KAI Logistik Mensponsori Tim Futsal Profesional Malang

Program Difablepreneur ini diikuti sejumlah peserta terpilih, yang terdiri dari komunitas dan individu penyandang disabilitas berusia 18-45 tahun.

Rangkaian pelatihan diawali dengan registrasi dan asesmen untuk mengidentifikasi potensi masing-masing peserta.

Setelah itu, sesi pelatihan yang terdiri dari satu hari pelatihan luring dan dua hari pelatihan secara daring.

Baca Juga: Meningkat 14 Persen, KAI Logistik Layani Lebih Dari 1,8 Juta Ton Angkutan Peti Kemas Hingga Oktober 2024

Dalam pelatihan ini, pemateri ahli akan membekali berbagai topik penting seperti literasi keuangan, pemasaran digital, dan strategi keberlanjutan bisnis UMKM.

Di akhir program, peserta akan mempresentasikan potensi usaha mereka dan mengikuti evaluasi untuk menilai perkembangan serta penerapan materi yang telah diberikan selama pelatihan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini