Kabar BUMN - Sebagai upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, PT Timah menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) berbasis potensi lokal di berbagai wilayah operasionalnya.
Program ini tidak hanya difokuskan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, tetapi juga bertujuan melestarikan kekayaan budaya dan sumber daya alam setempat.
PT Timah aktif berkolaborasi dengan kelompok masyarakat dalam mengembangkan kekuatan lokal yang dimiliki daerah masing-masing.
Baca Juga: Masuk Lawang Sewu, Keluar dengan Deg-degan! Harga Tiket Escape Room Masih Promo
Di Belitung, PT Timah menggandeng Kelompok Tani Aik Jelutung di Desa Badau untuk mengembangkan budidaya nanas di lahan pascatambang.
Nanas Badau sendiri telah dikenal luas oleh masyarakat. Selain itu, di Dusun Gangse, Belitung Timur, perusahaan ini juga mendukung budidaya bawang merah yang dikelola Kelompok Bina Tani, karena daerah tersebut dinilai sangat cocok untuk pertanian jenis ini.
Sementara itu, di Kabupaten Bangka Selatan, PT Timah memberikan dukungan kepada Kelompok Tani Sinar Baru di Desa Paku untuk mengembangkan pertanian cabai.
Baca Juga: Hutama Karya Perkuat Akses Pelabuhan lewat Proyek Strategis NPEA Seksi 1
Mulai dari pelatihan hingga peningkatan produktivitas, semua difasilitasi oleh perusahaan dan memberikan manfaat langsung bagi warga setempat.
Hal serupa juga dilakukan di Desa Padang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur, melalui pengembangan produksi garam oleh Kelompok Usaha Pengelola Sumber Daya (KUPS) Garam Mudong Lestari.
Di Provinsi Kepulauan Riau, tepatnya di Kundur, Kabupaten Karimun, PT Timah bekerja sama dengan Kelompok Pembudidaya Ikan Tuah Bersatu untuk membudidayakan ikan kakap putih.
Baca Juga: Dieng Culture Festival 2025 Kembali ke Akar Budaya, Jazz Atas Awan Dipisahkan
Ketua kelompok tersebut, Amran, menyampaikan bahwa semenjak mendapat pembinaan dari PT Timah, kelompoknya mengalami perkembangan pesat bahkan berhasil membentuk subkelompok baru.
“Kerja sama kami dengan PT Timah dimulai pada tahun 2023. Mereka membantu kami mengembangkan budidaya kakap putih. Sekarang kami punya sumber penghasilan tambahan selain dari melaut. Kami sudah mulai panen dan menjual hasilnya,” ujar Amran.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Edukasi Lingkungan Sejak Dini, PT Timah Sumbang Tempat Sampah Pilah ke SDN 1 Pemali
Perluas Pasar Nasional, Mitra Binaan PT Timah TINAFAM Angkat Cita Rasa Bangka ke Panggung Lebih Besar
Puluhan Anak Tersenyum, PT Timah Gelar Khitanan Massal di Karimun
Tinggalkan Kampung Halaman demi Cita-Cita, Sarah Rela Berpisah demi Sekolah Asrama PT Timah
Magang di PT Timah, Mahasiswa Ungkap Pengalaman Tak Ternilai di Dunia Nyata