PT Timah Dukung Pembangunan Pujasera di Desa Bencah untuk Dorong Ekonomi Warga

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:00 WIB
PT Timah dukung pembangunan Pujasera di Desa Bencah, Bangka Selatan, untuk dorong ekonomi warga dan tingkatkan PAD desa. (Dok. PT Timah)
PT Timah dukung pembangunan Pujasera di Desa Bencah, Bangka Selatan, untuk dorong ekonomi warga dan tingkatkan PAD desa. (Dok. PT Timah)

Kabar BUMN - PT Timah Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kali ini, perusahaan memberikan dukungan bagi pembangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) di Desa Bencah, Kabupaten Bangka Selatan, pada Jumat (15 Agustus 2025).

Pujasera ini dibangun sebagai pusat perdagangan baru yang diharapkan bisa menjadi penggerak perekonomian desa.

Baca Juga: Pertamina Dorong Ketahanan Pangan dengan Energi Bersih di Desa Kalijaran, Irigasi Modern Aliri 25 Hektar Sawah

Dengan adanya fasilitas tersebut, warga kini memiliki tempat yang layak untuk menjajakan berbagai produk lokal, mulai dari hasil pertanian, tangkapan ikan, hingga kuliner khas tradisional.

Kepala Desa Bencah, Heri Purnomo, menyampaikan apresiasinya atas bantuan dari PT Timah.

Menurutnya, keberadaan pujasera akan memberi dampak nyata bagi peningkatan ekonomi desa sekaligus menambah Pendapatan Asli Desa (PAD).

Baca Juga: Menikmati Suasana Ala Nusa Penida di Bukit Jerit, Spot Healing Favorit di Kebumen yang Tawarkan Pesona Memukau

“Pujasera ini memang dibangun untuk mendukung perekonomian masyarakat, sehingga warga bisa berjualan di sini sekaligus memberikan kontribusi terhadap PAD desa."

"Alhamdulillah, pasar Desa Bencah saat ini menghasilkan sekitar Rp100 juta per tahun,” jelas Heri.

Selain itu, Heri menuturkan bahwa pujasera akan dimaksimalkan beroperasi baik siang maupun malam hari.

Baca Juga: Naik 7,7 Persen dari Tahun Lalu, Laba Bersih KAI Capai Rp1,2 Triliun di Semester I-2025

Pada siang hari, tempat ini akan difokuskan untuk penjualan kebutuhan pokok, sedangkan malam harinya menjadi pusat kuliner sekaligus tempat berkumpul anak muda dengan konsep kafe modern.

“Perputaran ekonomi di sini bisa mencapai puluhan juta rupiah setiap hari, karena pembelinya juga datang dari desa-desa sekitar. Produk pertanian lokal dan hasil tangkapan ikan banyak dijual di sini sehingga sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini