Dukung Pendidikan Berbasis Lokal, PT TIMAH Sumbang Buku Tambang ke Sekolah

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 5 November 2025 | 19:30 WIB
PT TIMAH sumbang buku tambang timah ke SMPN 2 Pangkalpinang untuk memperkuat literasi dan mengenalkan potensi alam Bangka Belitung. (Dok. PT Timah)
PT TIMAH sumbang buku tambang timah ke SMPN 2 Pangkalpinang untuk memperkuat literasi dan mengenalkan potensi alam Bangka Belitung. (Dok. PT Timah)

Kabar BUMN - Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan literasi di daerah, PT TIMAH Tbk memberikan donasi buku ke SMP Negeri 2 Pangkalpinang pada akhir pekan lalu.

Buku-buku tersebut berisi pengetahuan mengenai sejarah pertambangan timah dan potensi sumber daya alam Bangka Belitung, khususnya sektor pertambangan yang menjadi komoditas unggulan wilayah tersebut.

Buku-buku tersebut kini telah ditempatkan di Pojok Literasi atau Pojok Nyatoh yang dimiliki sekolah. Kehadiran koleksi baru ini mendapat sambutan baik dari pihak sekolah.

Baca Juga: Krakatau Steel Tegaskan Mutu Baja Nasional: Infrastruktur Aman, Tolak Baja Tidak Standar

Kepala SMP Negeri 2 Pangkalpinang, Herlina, menyampaikan bahwa buku tersebut bukan hanya menambah variasi bacaan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pembelajaran siswa.

Herlina mengatakan, “Dengan dimasukkannya buku tambang timah ke dalam Pojok Literasi sekolah kami, siswa dapat lebih mengenal salah satu mata pencaharian utama masyarakat Bangka Belitung, pertambangan timah."

"Melalui buku-buku ini, siswa diharapkan memahami nilai historis, sosial, dan ekonomi yang berkaitan dengan timah.”

Baca Juga: Museum Bustanil Arifin: Pintu Masuk untuk Mengenal Budaya Minangkabau Lebih Dekat

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan buku-buku tersebut sejalan dengan program literasi sekolah yang mengangkat budaya lokal.

Program Pojok Nyatoh mendorong siswa untuk terbiasa membaca sekaligus menghargai kekayaan budaya daerah.

“Program ini dirancang untuk mengembangkan kebiasaan membaca siswa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap warisan budaya Bangka Belitung. Salah satu kegiatan yang kami lakukan adalah penampilan mendongeng saat peluncuran Pojok Nyatoh pada 31 Oktober 2025,” ujarnya.

Baca Juga: PTP Nonpetikemas Perkuat Transformasi di Usia Ke-11 dengan Semangat “11novate to Elevate”

Selain menambah wawasan, kehadiran buku-buku ini juga diharapkan menjadi media edukasi yang mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijak.

Buku tersebut memberikan pendekatan pembelajaran kontekstual, di mana siswa dapat memahami hubungan antara manusia, alam, serta aktivitas ekonomi daerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini