Kabar BUMN - PT Danareksa (Persero) selenggarakan serangkaian kegiatan inklusif untuk memberikan pembekalan dan meningkatkan keterampilan perempuan difabel pada 16-18 Juli 2024 di Jepara, Jawa Tengah.
Kegiatan ini Danareksa helat melalui program Difablepreneur untuk Perempuan Indonesia Inklusif, dengan menggandeng Alunjiva Indonesia.
Materi pelatihan disusun menyesuaikan kebutuhan peserta, yang merupakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya terkait strategi pengembangan usaha.
Baca Juga: Ada Pergantian, Ini Daftar Dewan Komisaris dan Direksi Danareksa yang Baru
Materi tersebut mulai dari Building Learning Commitment, Inspirational Talk, Start with Why, Strategi Pengembangan Usaha, Social Media Management.
Sampai dengan Desain Grafis dan Foto Produk, Digital Marketing, Proposal Pengembangan Usaha dan Pitching Usaha, serta Manajemen Keuangan.
Dalam kesempatan ini, Direktur Keuangan Danareksa Basaria Martha Juliana turut hadir sekaligus menjadi pemateri dengan memberikan pelatihan mengenai Manajemen Keuangan bagi UMKM.
Martha mengatakan, program Difablepreneur untuk Perempuan Indonesia Inklusif sejalan dengan misi Holding BUMN Danareksa sebagai holding transformasi dan investasi, yaitu meningkatkan kemampuan dan daya saing di masyarakat.
“Melalui program ini, kami berharap dapat turut berkontribusi dalam peningkatan nilai dan kualitas SDM serta mendorong kesetaraan kesempatan dan kemandirian, khususnya bagi teman-teman perempuan disabilitas,” jelas Martha.
Martha menambahkan, program ini juga dilaksanakan sesuai dengan aspirasi dan salah satu prioritas Kementerian BUMN, yaitu meningkatkan dorongan terhadap inklusi sosial, terutama bagi perempuan dan penyandang disabilitas.
Baca Juga: Hasil Kerja PTPP Kelola Menara Gedung Danareksa Mendapat Pujian dari Menteri BUMN
Sebagai informasi, Kota Jepara dipilih sebagai tempat pelatihan karena kota ini identik dengan perjuangan pahlawan nasional R.A. Kartini dalam mengangkat derajat dan emansipasi perempuan di Indonesia.
Selain itu, Kota Jepara juga terkenal dengan perekonomiannya yang bertumpu dari dunia usaha dan UMKM, seperti kerajinan, pertanian, peternakan, perikanan, dan sektor jasa.