"Hal ini mengingat usaha jahit sangat menjanjikan, sehingga keterampilan di bidang ini bisa menjadi peluang untuk dikembangkan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan," ujar Irma.
Irma menekankan bahwa keterampilan menjahit memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pihaknya juga akan terus memaksimalkan kontribusi dalam penguatan kapasitas dan penciptaan peluang usaha di Bontang untuk mencapai kemandirian yang lebih baik.
Baca Juga: Hubungkan Jambi-Lampung, SIG Pasok Beton untuk Tol Pertama di Jambi
Kepala Bidang Perindustrian Diskop-UMPP Bontang, Muhammad Ridwan, menyampaikan apresiasi atas upaya Pupuk Kaltim dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperluas peluang UMKM.
"Keterampilan menjahit menjadi salah satu sektor yang potensial, apalagi saat ini Pemkot Bontang memiliki program seragam gratis bagi anak sekolah dengan memberdayakan penjahit lokal."
"Dan ini menjadi peluang bagi mitra binaan Pupuk Kaltim untuk turut mengambil peran di dalamnya," papar Ridwan.
Dia juga mengajak para mitra binaan Pupuk Kaltim untuk mengurus izin melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) guna mendapatkan legalitas usaha yang diperlukan.
"Kami imbau mitra binaan Pupuk Kaltim yang belum mengurus, bisa segera mendaftar dan mendapatkan legalitas untuk kemudahan berusaha," lanjut Ridwan.
Ridwan berharap Pupuk Kaltim memperluas program pelatihan ke sektor lain guna memperkuat UMKM lokal dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Baca Juga: Unggul Kelola SDM, Pertamina Raih Tiga Penghargaan HR Excellence Award
Sinergi antara pemerintah dan Pupuk Kaltim diharapkan dapat mendorong pertumbuhan UMKM dengan daya saing yang kuat, memastikan usaha lokal semakin maju dan mandiri.***