Kabar BUMN - Unit TJSL PT Pindad mengadakan sosialisasi tentang bahaya narkoba di Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung.
Acara ini dihadiri oleh Manager TJSL PT Pindad, Yunus Somantri, Lurah Kebon Jayanti, Wiwin Haryani, Sekretaris Camat Kiaracondong, Jajang Kurnia, dan perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN), Saras Putri Utami.
Sebanyak 60 warga setempat turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
Dalam sambutannya, Yunus Somantri menyebutkan bahwa penyalahgunaan narkoba pada tahun 2024 mencapai 296 juta jiwa, meningkat 12 juta jiwa dari tahun sebelumnya.
Hal ini menunjukkan perlunya perhatian serius untuk menghentikan penyalahgunaan narkotika di masyarakat.
“Data tahun 2023, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba selama satu tahun terakhir adalah 1,73% yang artinya dari 10.000 orang penduduk Indonesia berumur 15-64 tahun, 173 orang diantaranya terpapar narkoba," kata dia.
Baca Juga: PT Pertamina Bina Medika IHC / Holding RS BUMN Umumkan Direksi dan Komisaris Baru
"Melihat fenomena maraknya penyalahgunaan narkoba, PT Pindad sebagai unsur usaha turut berperan dan bergabung dalam kolaborasi bersama stakeholder terkait."
"Kegiatan sosialisasi ini juga dilakukan dalam rangka mendukung Program Pencegahan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan upaya nyata dalam rangka mewujudkan Bandung Bersinar (Bersih Narkoba),” jelas Yunus Somantri.
Wiwin Haryani, Lurah Kebon Jayanti, mengungkapkan harapannya agar sosialisasi ini dapat menekan angka penggunaan dan peredaran narkoba di wilayah Kebon Jayanti yang saat ini cukup marak.
“Harapannya setelah kegiatan ini, peserta sosialisasi dapat menyebarluaskan kepada tetangga mengenai bahaya narkoba sehingga seluruh warga dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba untuk menciptakan wilayah yang sehat dan bebas dari narkoba,” tutur Wiwin Haryani.
Saras Putri Utami dari BNN menekankan pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam melindungi anak-anak dari pengaruh negatif narkoba.