Kabar BUMN - PT Nindya Karya (Persero) sediakan fasilitas air bersih untuk masyarakat di Desa Batu Teritip, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai, Provinsi Riau.
Program penyediaan fasilitas air bersih dilaksanakan secara kolaboratif oleh Nindya Karya bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, termasuk Hutama Karya, Brantas Abipraya dan Indra Karya.
Keberadaan fasilitas air bersih ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang atas masalah akses air bersih di wilayah tersebut.
Baca Juga: Nindya Karya Lakukan Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Tinggi Lampung
Fasilitas air bersih ini bertujuan untuk menyediakan air bersih yang layak dan berkelanjutan bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat, seperti memasak, mandi, dan mencuci.
Pengerjaan sarana air bersih dimulai pada Senin (30/10/2023) dan selesai pada Jumat (31/5/2024) setelah melalui survei awal.
Penyerahan fasilitas air bersih diberikan secara simbolis yang dihadiri Tim TJSL Nindya Karya, Sofi Jihan Nabilah, dan diterima langsung oleh Lurah Desa Batu Teritip, Firmanto.
“Saya mewakili masyarakat Desa Batu Teritip ingin mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Nindya Karya, Hutama Karya, Indra Karya, dan Brantas Abipraya atas bantuan ini,” ujar Firmanto.
Air bersih, Firmanto menambahkan, merupakan kebutuhan dasar yang sebelumnya sangat sulit kami dapatkan
Desa Batu Teritip terletak dekat dengan bibir Pantai Santahulu, sehingga kualitas air tanah tidak layak konsumsi bagi 2.314 Kepala Keluarga (KK) atau 4.164 jiwa, akibat air yang cenderung keruh dan asin.
Baca Juga: Nindya Karya dan BUMN Lainnya Bersinergi Sediakan Air Bersih untuk Masyarakat Lombok Timur
Posisi desa yang jauh dari sumber air bersih dan kualitas air sumur yang keruh memaksa masyarakat untuk membeli air isi ulang.
Adapun pembangunan sarana air bersih di Desa Batu Teritip menggunakan metode brackish water reverse osmosis (BWRO).