Kabar BUMN - Program Relawan Bakti BUMN Batch VI Pasuruan resmi memulai langkah pengabdian pertamanya untuk masyarakat Desa Tosari, Pasuruan.
Kegiatan hari pertama di minggu lalu diawali penyambutan Camat Tosari, Kepala Desa Tosari, serta tokoh masyarakat setempat.
Sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan, secara simbolis relawan disematkan Kain Kaweng dan Udeng, pakaian khas suku Tengger yang melambangkan keterikatan dan penghormatan terhadap tradisi lokal.
Penyematan ini menjadi simbol awal dari kolaborasi yang harmonis antara relawan dan masyarakat Desa Tosari, yang memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang luar biasa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tosari Rudi Hartono mengucapkan apresiasinya sudah memilih di desa yang berada di ketinggian kurang lebih 1.800 mdpl ini sebagai lokasi program Relawan Bakti BUMN Batch VI Pasuruan.
"Semoga dengan hadirnya relawan, bisa membangkitkan semangat warga untuk mengembangkan potensi yang ada di desanya, sekaligus saling bertukar ilmu dan pengetahuan antara relawan dengan masyarakat Suku Tengger di sini," ujarnya.
Baca Juga: Program TJSL Danareksa Dorong Pemberdayaan Perempuan Penyandang Disabilitas
Agenda hari pertama dilanjutkan dengan kunjungan ke SDN Tosari 1. Di sini, para relawan langsung terlibat dalam kegiatan pengajaran di kelas, berbagi ilmu dan pengetahuan kepada para siswa dengan penuh semangat.
Kehadiran mereka memberikan angin segar bagi proses belajar-mengajar di sekolah ini, dengan harapan dapat meningkatkan motivasi dan antusiasme belajar para siswa.
Selain mengajar, para relawan juga berkontribusi dalam merenovasi fasilitas pendidikan, memastikan anak-anak di Desa Tosari memiliki lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Tidak berhenti di situ, para relawan melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi UMKM Batik khas Tengger.
Dalam kunjungan ini, mereka belajar langsung mengenai proses pembuatan batik, mulai dari tahap desain hingga pewarnaan.