Sebagai bentuk apresiasi lebih lanjut terhadap budaya lokal, para relawan turut belajar dan mendalami seni Tari Wahyuning Langit .
Tarian ini mencerminkan keindahan dan kedalaman spiritualitas masyarakat Tengger, menjadi bukti betapa kayanya warisan budaya yang dimiliki oleh suku ini.
Dengan mempelajari tarian ini, para relawan tidak hanya menghargai seni dan budaya lokal, tetapi juga turut berperan dalam pelestarian tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kegiatan hari pertama ini tidak hanya menekankan pentingnya pendidikan dan pelestarian budaya, tetapi juga menunjukkan betapa besar komitmen BUMN dalam berkontribusi bagi masyarakat dan melestarikan nilai-nilai lokal.
Para Relawan Bakti BUMN Batch VI Pasuruan telah membuktikan bahwa sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat bisa menghasilkan dampak positif yang nyata.***