tjsl

Inovasi Sosial Menyeluruh PHE Jambi Merang di Desa Mendis yang Berada di Wilayah Ring I

Senin, 16 September 2024 | 12:30 WIB
Kelompok Ketan Adem binaan PHE Jambi Merang yang aktif membantu mitigasi Karhutla juga diberikan pelatihan dasar ternak kambing. (DOK. PHE)

Baca Juga: Kelompok Usaha Kopi di Bawah Naungan PHE Panen, Hasilnya Kopi Puntang Berkualitas

“Supaya kelompok Ketan Adem tetap guyub, selain pelatihan tanggap darurat kebakaran rutin, PHE juga kasih kegiatan agar menambah pendapatan juga,” jelas Ketua Kelompok Ketan Adem Imam Mahmudi.

Lebih dari 75 kambing dipelihara Ketan Adem dan kelompok ketahanan pangan desa, sekitar separuhnya dikandangkan di area Peri Mentari.

Kelompok Ketan Adem diberi pelatihan dasar tentang pakan kambing untuk mencapai bobot maksimal.

Baca Juga: Dukung Pelestarian Ekosistem Laut, PHE OSES Laksanakan Transplantasi Terumbu Karang dan Mangrove

Air seni kambing yang mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium ditampung sebagai bahan pembuat pupuk organik cair. Pupuk ini digunakan untuk pertanian di Desa Mendis.

Saat ini, kegiatan pertanian memiliki tanaman pangan seperti cabai, kangkung, timun, terong dan kacang panjang serta hidroponik.

Dalam satu kali siklus panen, penghasilan yang didapatkan kelompok berkisar antara Rp1.350.000 – 2.100.000 dengan 100% penghematan pembelian pupuk kompos, 70% efisiensi biaya pertanian dan 90% penghematan air.

Baca Juga: PHE ONWJ Perbarui Pipa Bawah Laut, Langkah Strategis untuk Jaga Produksi Minyak Nasional

Integrasi lainnya di Peri Metari adalah pengolahan limbah organik rumah tangga Desa Mendis untuk pakan ikan kelompok Arto Makmur binaan PHE Jambi Merang. Dengan konsep Keramba Apung, Kelompok Arto Makmur memelihara ikan di Sungai Lalan.

“Dulu kelompok tidak kuat menanggung biaya pakannya, sekarang alhamdullilah gratis dan lebih-lebih di sini,” kata Ketua kelompok Arto Makmur, Solihin.

Sementara itu, Budidaya Maggot di area Peri Mentari menjadi inovasi yang menjawab dua isu sekaligus, mahalnya pakan ikan dan menumpuknya limbah organik yang dibuang percuma.

Baca Juga: Kontribusi PHE untuk Kedaulatan dan Ketahanan Energi Nasional

Kini limbah organik dari rumah warga disetorkan sukarela untuk dilahap maggot. Maggot yang menggendut dan beranak pinak ini dipanen kelompok Arto Makmur untuk diberikan sebagai pakan ikan keramba mereka di Sungai Lalan.

Peri Mentari PHE Jambi Merang diakui Kepala Desa Mendis Sugianto mampu menjaga desanya dari berbagai aspek.

Halaman:

Tags

Terkini