Kabar BUMN - Akses sanitasi layak bukan sekadar fasilitas, tetapi merupakan kunci kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Menyadari hal itu, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mendukung Desa Curah Dukuh di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) menjadi wilayah Open Defecation Free (ODF).
Tahun lalu, SIER menyalurkan Rp100 juta untuk pembangunan 40 unit jamban sehat, mendukung program pemerintah dalam mewujudkan desa bebas BAB sembarangan.
Baca Juga: IndonesianGP 2025: Harga Tiket Spesial Periode Early Bird
Program ini tak hanya meningkatkan kebersihan lingkungan, tetapi juga menekan angka stunting dan penyakit berbasis lingkungan.
Sekretaris Desa Curah Dukuh, Nanik, mengapresiasi bantuan ini.
“Alhamdulillah, Desa Curah Dukuh kini sudah bebas dari kebiasaan BAB sembarangan," ungkapnya.
Baca Juga: PT Timah Bawa Layanan Kesehatan Keliling ke Fasilitas Umum, Masyarakat Kini Makin Mudah Berobat!
"Program ini benar-benar membawa perubahan yang nyata bagi desa kami," tambah Nanik.
Kepala Departemen TJSL dan Keberlanjutan PT SIER, Puspita Ernawati, menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun lingkungan industri yang harmonis dengan masyarakat sekitar.
“Kawasan industri harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, tidak hanya dalam aspek ekonomi tetapi juga dalam peningkatan kualitas hidup,” ujarnya.
Baca Juga: Kejernihan Alami Air Putri Waiyoho, Destinasi Pemandian Favorit di Maluku
Tak hanya sanitasi, SIER juga aktif dalam berbagai inisiatif sosial lainnya seperti bantuan hewan kurban, pengobatan gratis, dan program pangan murah.
Ke depan, Desa Curah Dukuh juga berharap mendapatkan dukungan untuk pencegahan stunting dan operasi katarak gratis, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.