tjsl

PNM Gaungkan AKSI Cegah Stunting, Jangkau 7.000 Anak Prasejahtera untuk Masa Depan Indonesia yang Lebih Sehat

Minggu, 25 Mei 2025 | 12:00 WIB
AKSI PNM: Cegah Stunting & Imunisasi Gratis telah menjangkau 7.000 anak prasejahtera di 290 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. (pnm.co.id)

Kabar BUMN - Tingginya angka stunting akibat kurangnya asupan gizi masih menjadi tantangan besar di Indonesia.

Pemerintah menargetkan Indonesia bebas stunting pada tahun 2030, namun pencapaian ini memerlukan sinergi dari seluruh elemen masyarakat.

Upaya kolektif pun dibutuhkan demi terwujudnya generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Baca Juga: PT MUM Buka Lowongan Security Gedung, Penempatan di Menara PNM Jakarta Selatan

Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap misi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meluncurkan inisiatif bertajuk AKSI PNM: Cegah Stunting & Imunisasi Gratis.

Gerakan kolaboratif ini telah menjangkau lebih dari 7.000 anak dari keluarga prasejahtera di berbagai pelosok Indonesia, dengan misi memperkecil kesenjangan akses terhadap layanan kesehatan dasar.

AKSI PNM digelar serentak di 290 titik dari Sabang hingga Merauke.

Baca Juga: PNM Mengajar, Langkah Nyata Dukung SDM Unggul dan Semangat Wirausaha Generasi Muda

Program ini melibatkan lebih dari 250 puskesmas dan posyandu serta 1.200 tenaga kesehatan.

Beragam layanan disediakan secara terpadu, mulai dari imunisasi gratis, edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, hingga pembagian makanan tambahan bergizi.

Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa pihaknya memahami betul kondisi nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang termasuk kelompok rentan terhadap risiko stunting.

Baca Juga: Rayakan Hari Buku Nasional, PNM Hadirkan Inovasi Literasi Digital dan Fisik untuk Wujudkan Generasi Berdaya Saing

“Kami tidak hanya hadir untuk memberi akses, tetapi juga untuk mendampingi.

"Karena setiap anak berhak tumbuh sehat, dan setiap ibu berhak merasa aman dan tidak sendiri,” ujar Dodot.

Halaman:

Tags

Terkini