Kabar BUMN - BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, sebagai mitra strategis pembangunan, hadirkan peran nyata bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).
Peranan tersebut dilakukan MIND ID bersama seluruh anggota holding melalui berbagai program pendanaan, pelatihan, hingga promosi, untuk mendorong UMK binaan naik kelas dan mewujudkan potensi terbaiknya.
Hingga tahun 2024, Grup MIND ID yang terdiri dari PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Timah Tbk, dan PT Vale Indonesia Tbk telah membina lebih dari 10.000 pelaku UMK di berbagai wilayah operasional.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.029 UMK berhasil mencatatkan kenaikan kelas—baik dari sisi omzet, daya saing, maupun jangkauan pasar—sejak 2021 hingga 2024.
Salah satu cerita sukses hadir dari Pempek Hudi, sebuah usaha rumahan yang lahir dari dapur kecil di Palembang, Sumatera Selatan, dan kini telah menjelma sebagai ikon kuliner lokal yang siap bersaing di level nasional.
“Dulu omzet saya hanya sekitar Rp30 juta per bulan. Sekarang sudah mencapai Rp300 juta. Bahkan, saya sudah bisa menggaji 13 karyawan tetap,” tutur Founder Pempek Hudi Haiedi Ulandari.
Baca Juga: Dorong Hilirisasi dan Inovasi, MIND ID Bersinergi dengan Perguruan Tinggi
Titik balik usaha ini terjadi pada tahun 2022, ketika Pempek Hudi bergabung dalam program pembinaan UMK oleh PT Bukit Asam Tbk. Melalui program ini, Haiedi mengikuti pelatihan intensif, promosi dalam pameran nasional, hingga pendampingan pengembangan usaha.
“Setiap kali ikut pameran yang diselenggarakan PTBA, selalu ada pelanggan baru. Dari Jakarta, Jambi, bahkan Bangka. Banyak yang sampai hari ini masih rutin memesan,” kisahnya.
Dari Bangka Barat, cerita semangat serupa datang dari UMK binaan PT Timah Tbk, Ak Leho. Usaha rumahan yang mengolah pempek udang khas Desa Belo Laut ini kini tak hanya dikenal di kampung halaman, tapi juga mulai menembus pasar luar daerah.
Baca Juga: Laba Bersih Melonjak Sepuluh Kali Lipat, ANTAM Group MIND ID Catat Kinerja Positif di Kuartal I 2025
“Dulu kami produksi tergantung musim udang. Sekarang, karena punya freezer bantuan dari PT Timah, kami bisa stok bahan dan produksi setiap hari,” ujar Mersi, pendiri Ak Leho.
Tak hanya memberikan pelatihan dan akses promosi, PT Timah juga membantu mendorong efisiensi produksi melalui penyediaan peralatan seperti mesin penggiling, vacuum sealer, rumah produksi, dan dukungan pemasaran.