tjsl

PT Timah Lestarikan Keanekaragaman Hayati Lewat Hutan Kota Mentok di Bangka Barat

Rabu, 28 Mei 2025 | 09:30 WIB
PT Timah jaga lingkungan lewat Hutan Kota Mentok, lestarikan flora-fauna endemik dan jadi pusat edukasi di Bangka Barat. (Dok. PT Timah)

Kabar BUMN - Suasana hijau dan rindang menyelimuti Taman Tirta Budaya di kawasan Hutan Kota Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Pepohonan tinggi menjulang di area konservasi ini, menciptakan habitat alami bagi berbagai spesies flora dan fauna.

Kawasan ini dikelola oleh PT Timah sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan berkelanjutan perusahaan.

Baca Juga: PGN Menambah Panjang Daftar Aliran Gas di Bintaro Jaya

Hutan Kota Mentok merupakan ruang terbuka hijau yang menjadi tempat tinggal bagi spesies-spesies endemik.

Pengelolaannya menjadi bentuk nyata dari komitmen PT Timah terhadap pelestarian lingkungan.

Tujuan utama dari inisiatif ini adalah menjaga alam serta melindungi keberadaan spesies-spesies khas yang hanya ditemukan di wilayah ini.

Baca Juga: Detik-detik Penutupan Mei! Tukar POIN dan Menangkan Hadiah Seru di Undi-Undi Hepi

Kawasan seluas 5,6 hektare ini dihuni oleh berbagai jenis tumbuhan dan satwa lokal dari Pulau Bangka.

Di antaranya terdapat beberapa spesies burung endemik dan pohon dengan nilai ekologis tinggi.

Berdasarkan hasil pemantauan tahun 2024, kawasan ini menjadi habitat bagi tanaman seperti laban (Vitex pinnata), medang (Litsea elliptica), pelempang (Adinandra dumosa), gaharu (Alstonia scholaris), ketapang (Terminalia catappa), akasia daun kecil (Acacia auriculiformis), dan pelawan merah (Tristaniopsis merguensis), dengan jumlah mencapai 100 pohon.

Baca Juga: Hijau Menyegarkan, Ini Taman-taman di Medan, Terbuka untuk Umum dan Gratis

Selain itu, tercatat pula 21 spesies fauna, termasuk burung madu pengantin (Anthreptes malacensis), burung madu sriganti (Cinnyris jugularis), elang bondol (Haliastur indus), kareo padi (Butorides striata), walet pasifik (Hirundo tahitica), raja udang biru (Merops viridis).

Rusa sambar (Rusa unicolor), satu ekor pelatuk merah, serta berbagai jenis ikan seperti Sundadanio gargula, Parosphromenus juelinae, Paedocypris sp, Betta schallerii, Betta chloropharyx, Encheloclarias tapeinopterus, Eirmotus sp, dan Betta sp.

Halaman:

Terkini