Kabar BUMN - Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1446 H, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen perusahaan dalam mendukung perayaan hari besar keagamaan yang penuh makna.
Tahun ini, Jamkrindo menyalurkan total 70 hewan kurban yang terdiri dari 24 ekor sapi dan 46 ekor kambing.
Penyaluran ini merupakan hasil kolaborasi antara program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dengan partisipasi sukarela dari para insan Jamkrindo.
Baca Juga: Jamkrindo Syariah dan Jamkrida NTB Syariah Kerja Sama Produk Kafalah Penjaminan Surety Bond
Prosesi simbolis pemotongan hewan kurban berlangsung di Kantor Pusat Jamkrindo pada Sabtu (7/6/2025) dan dihadiri oleh Direktur MSDM, Umum, dan Manajemen Risiko Jamkrindo, Ivan Soeparno.
Plt Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari, menyampaikan bahwa perayaan Iduladha bukan sekadar pelaksanaan syariat agama, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai sosial dan kemanusiaan yang sejalan dengan prinsip-prinsip dasar perusahaan.
“Ibadah kurban bukan hanya tentang kepatuhan spiritual, tetapi juga tentang kepekaan sosial.
Baca Juga: Jamkrindo Catat Kinerja Cemerlang 2024, Salurkan Penjaminan ke 7,8 Juta UMKM
"Melalui program kurban ini, kami ingin menghadirkan nilai kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat.
"Semoga kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata dan mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat,” ungkap Abdul Bari.
Mengusung tema ‘Bersatu dalam Iman, Berbagi dalam Kurban’, Jamkrindo ingin menegaskan komitmennya dalam membangun semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial, baik di internal perusahaan maupun untuk masyarakat luas.
Baca Juga: Dukung UMKM, Jamkrindo Perkuat Sinergi dengan Perusahaan Penjaminan Daerah
Abdul Bari juga mengajak seluruh elemen untuk menjadikan kurban sebagai lebih dari sekadar ritual keagamaan.
Menurutnya, momen ini adalah kesempatan untuk memperluas manfaat dan memperkuat rasa kemanusiaan, terutama melalui kolaborasi antarwilayah.