“Fasilitas ini memungkinkan pelanggan untuk mengisi ulang air minum secara gratis menggunakan tumbler pribadi, sebagai langkah nyata dalam mengurangi konsumsi botol plastik sekali pakai di lingkungan transportasi publik,” tambah Agus.
Baca Juga: Nikmati Potongan Tiket Kereta hingga 20% di Jakarta Fair 2025, Hanya di Booth Resmi KAI!
Inovasi berkelanjutan juga diwujudkan lewat transformasi digital yang berdampak signifikan pada pengurangan limbah.
Salah satu teknologi andalan KAI, Face Recognition Boarding, telah digunakan oleh lebih dari 14,5 juta pelanggan, memungkinkan penumpang naik kereta tanpa mencetak tiket fisik.
Hasilnya, hampir 35 ribu rol kertas tiket berhasil dihemat.
Baca Juga: Wujud Komitmen KAI Hadirkan Transportasi Aman dan Nyaman Bagi Semua Kalangan
Kesadaran lingkungan pun dibawa hingga ke ruang digital.
Aplikasi Access by KAI kini memiliki fitur carbon footprint yang memberikan estimasi emisi karbon dari setiap perjalanan.
Dengan informasi ini, pelanggan dapat membuat keputusan perjalanan yang lebih bijak dan ramah lingkungan.
Baca Juga: KAI Dorong Disiplin di Perlintasan Sebidang demi Keselamatan Bersama
“Semua langkah ini kami hadirkan dalam satu semangat yang sama, menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, ramah lingkungan, dan berdampak nyata bagi bumi.
"Dari pohon yang kami tanam, air yang bisa diisi ulang, hingga tiket yang tak perlu lagi dicetak – KAI ingin menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutup Agus.
Melalui rangkaian aksi ini, KAI menegaskan diri sebagai pelopor transportasi publik yang tidak hanya efisien, tetapi juga peduli pada masa depan bumi.***