tjsl

PT Timah Tenggelamkan 36 Atraktor Cumi di Perairan Buku Limau, Nelayan Kini Tak Perlu Melaut Jauh

Selasa, 8 Juli 2025 | 06:45 WIB
Pekan lalu, PT Timah menenggelamkan sebanyak 36 unit atraktor cumi di Perairan Buku Limau, Kabupaten Belitung Timur. (timah.com)

"Selama ini kami kalau melaut jauh, butuh bahan bakarnya banyak dan semakin hari semakin mahal.

Baca Juga: PT Timah Bangun Tiga Rumah Layak Huni di Karimun untuk Warga yang Membutuhkan

"Tapi dengan adanya atraktor cumi yang ditenggelamkan dengan jarak yang cuma 1 mil ini tentu selain lebih dekat kami juga bisa menghemat bahan bakar," lanjutnya.

Amirudin pun berharap program ini dapat terus berlanjut, agar manfaatnya bisa dinikmati oleh lebih banyak nelayan di wilayah tersebut.

Dukungan juga datang dari pemerintah desa. Sekretaris Desa Buku Limau, Muhammad Agung, mengapresiasi langkah PT Timah yang dinilai sangat membantu masyarakat lokal.

Baca Juga: PT Timah Bangun Lingkungan Kerja Bersih Narkoba, Semuanya Dimulai dari Dalam

"Sekitar 90 persen masyarakat berprofesi sebagai nelayan, harapan kami kedepannya mudah-mudahan bisa menambah pendapatan nelayan.

"Karena memang sejauh ini nelayan kami cukup jauh kalau mau menangkap cumi," ujarnya.

Dengan mayoritas warga yang menggantungkan hidup dari laut, program atraktor cumi ini menjadi angin segar bagi masa depan ekonomi dan ekologi Desa Buku Limau.

Baca Juga: PT Timah Konsisten Dukung UMKM: Lebih dari 10 Ribu Pelaku Usaha Telah Merasakan Manfaat PUMK

PT Timah pun kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan wilayah pesisir secara berkelanjutan.***

Halaman:

Tags

Terkini