Perasaan bangga dan haru juga dirasakan oleh sang ibu, Nia Sari. Saat prosesi serah terima siswa berlangsung, air mata mengalir dari wajahnya melihat tekad putri bungsunya.
Baca Juga: Komisi VI DPR RI Dukung ASDP Percepat Pengembangan Pelabuhan Merak
“Saya bangga sekali pada Rindu. Sejak awal, dia sangat yakin ingin ikut seleksi. Perasaanku campur aduk, bangga, terharu, tapi juga sedih karena anak bungsuku akan tinggal jauh untuk menuntut ilmu di Pulau Bangka,” ungkapnya lirih.
Beasiswa Pemali Boarding School dari PT Timah telah berjalan selama lebih dari 20 tahun dan menjadi wujud nyata komitmen perusahaan untuk mencetak generasi muda yang tangguh.
Melalui sistem asrama, program ini tidak hanya fokus pada akademik, tapi juga membangun karakter, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan para siswanya.
Baca Juga: 5 Daftar Negara yang Paling Sedikit Dikunjungi Traveler, Jauh dari Overtourism
Di balik setiap penerima beasiswa seperti Rindu, tersimpan kisah harapan dan masa depan yang cerah. PT Timah pun merasa bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam menggapai cita-cita. ***