tjsl

Gandeng Taniyuk, PGN Dorong Petani Karet Pagardewa Digitalisasi Pencatatan Panen Karet

Senin, 28 Juli 2025 | 09:00 WIB
TaniyukApp memungkinkan petani mencatat hasil panen lateks cair langsung dari ponsel. (DOK. PGN)

Kabar BUMN - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menggandeng startup agribisnis digital Taniyuk, guna memfasilitasi transformasi digital petani karet Desa Pagardewa.

PGN menggandeng Taniyuk agar dapat berkolaborasi dengan Koperasi Padetra Artomulyo selaku kelembagaan petani karet di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim.

Sekretaris Perusahaan PGN Fajriyah Usman menjelaskan, TaniyukApp memungkinkan petani mencatat hasil panen lateks cair langsung dari ponsel.

Baca Juga: ESG dalam Aksi: Bank Mandiri Turun Tangan Tangani Sampah Plastik

“Pencatatan hasil panen lateks dikolektifkan pada satu gawai yaitu milik bendahara koperasi Padetra Artomulyo,” jelasnya.

Hasil panen ditimbang di koperasi, kemudian direkam secara digital, dan harga ditentukan berdasarkan kualitas Dry Rubber Conten (DRC%).

Setelah hasil penimbangan sampai industri (off-taker) melalui TaniyukApp, petani akan menerima notifikasi jumlah dan nilai transaksi, serta dapat mencairkan pembayaran melalui mitra Laku Pandai atau transfer bank.

Baca Juga: Adu Penalti Menegangkan! Garuda Muda Taklukkan Thailand di ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025, Buru Vietnam

Selama bertahun-tahun, petani karet di Desa Pagar Dewa menjual karet beku (lump), yang harganya fluktuatif dan sangat bergantung pada tengkulak. Kondisi ini membuat posisi tawar petani lemah dan sistem penimbangan yang tidak selalu akurat.

Sebagai bagian dari strategi pemberdayaan dan kelembagaan, PGN mendorong Koperasi Padetra Artomulyo untuk bertransformasi menjadi stasiun lateks pertama di Kabupaten Muara Enim yang bekerja sama dengan Taniyuk.

Koperasi tidak hanya menjadi tempat penimbangan, tetapi juga berperan sebagai simpul utama penghubung antara petani dan industri (off-taker) melalui Taniyuk.

Baca Juga: Lahirkan Pebisnis Tangguh, Pegadaian Beri Beasiswa Kewirausahaan kepada 30 Wirausaha  Muda

“Kami percaya, melalui peran kelembagaan seperti koperasi, petani bisa naik kelas. Bukan sekadar menjual hasil panen, tetapi membangun sistem yang adil, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Fajriyah.***

Tags

Terkini