tjsl

PT Timah Tanam 4.000 Mangrove di Nelayan II Sungailiat, Dukung Pelestarian Pesisir

Senin, 28 Juli 2025 | 11:00 WIB
Aksi nyata untuk bumi. PT Timah bersama HNSI tanam 4.000 mangrove di pesisir Sungailiat.

Kabar BUMN - Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT Timah Tbk menanam 4.000 bibit mangrove di kawasan Nelayan II, Sungailiat, Bangka pada Sabtu, 26 Juli 2025.

Kegiatan ini berhasil dilakukan bersama Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PT Timah dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus menunjukkan sinergi antara industri dan pelestarian lingkungan.

Baca Juga: Tempat Wisata di Kepulauan Anambas yang Sudah Pasti Belum Dijual dan Masih Bisa Dikunjungi Umum

Ketua DPC HNSI Bangka, Lukman, menyebut kolaborasi ini sudah berjalan lima kali.

Ia mengatakan kerja sama ini diharapkan bisa menjadi contoh bahwa kegiatan tambang harus diiringi dengan upaya pelestarian lingkungan.

"Maraknya pertambangan yang ada sekarang harus diiringi dengan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Baca Juga: ESG dalam Aksi: Bank Mandiri Turun Tangan Tangani Sampah Plastik

"Jangan sampai nanti pertambangan sudah habis baru mau pelestarian lingkungan. Ini harus dilakukan bersama dan kami telah memulai bersama dengan PT Timah," kata Lukman.

Anggota DPRD Babel, Himmah Olvia, turut mengapresiasi PT Timah atas kepedulian lingkungan melalui program CSR.

Ia menilai langkah ini menunjukkan tanggung jawab perusahaan terhadap dampak operasional tambang.

Baca Juga: Seribu Batu Songgo Langit, Wisata Alam Rasa Negeri Dongeng di Bantul

"Terima kasih PT Timah sebagai perusahaan pertambangan plat merah yang dalam proses penambangan mereka sadar untuk melakukan pengelolaan lingkungan," ucapnya.

Senada, Kepala DLH Bangka, Ismir Rachmaddinianto, mengatakan bahwa mangrove memiliki peran vital bagi ekosistem pesisir dan berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas.

Halaman:

Tags

Terkini