Selain mencegah abrasi, mangrove juga menjadi habitat biota laut yang menopang kehidupan nelayan, sekaligus berfungsi menyerap karbon dioksida untuk melawan dampak perubahan iklim.
Kegiatan ini turut melibatkan masyarakat, perangkat desa, dan unsur pemerintah daerah.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan akan lebih efektif jika dilakukan secara bersama-sama.
Camat Sukasari, Drs. AET Rudiatna, S.Ip., M.Si., yang hadir dalam acara, mengapresiasi langkah PT Dahana.
Baca Juga: 4 Maskapai yang Menyajikan Hidangan Terbaik Selama Penerbangan
Menurutnya, program TJSL perusahaan sangat membantu warga pesisir, baik dalam menjaga lingkungan maupun membuka peluang ekonomi baru.
“Atas nama warga, kami berterima kasih kepada PT Dahana.
"Semoga bibit mangrove yang ditanam hari ini tumbuh subur dan memberi manfaat besar bagi masyarakat pesisir,” ungkap Rudiatna.
Baca Juga: Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman Selama Libur Panjang Maulid Nabi
Selain penanaman mangrove, agenda juga diisi dengan observasi lingkungan, penandatanganan deklarasi komitmen mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), serta diskusi bersama warga terkait pengelolaan ekosistem pesisir.
PT Dahana berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut terlibat aktif menjaga kelestarian alam.***