Kabar BUMN - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80, PT Garam menyelenggarakan kegiatan tanam mangrove di Kawasan Pegaraman Sumenep 2 Kalianget, Kabupaten Sumenep.
Kegiatan ini mengangkat tema “Nature Climate Shield: Menuju Indonesia Emas dengan Swasembada Garam.”
Kegiatan penanaman dihadiri jajaran direksi PT Garam, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, karyawan PT Garam, serta perwakilan dari berbagai divisi.
Baca Juga: Hemat dan Nyaman, Ini Cara Dapat Diskon 20 Persen Tiket Kereta untuk Disabilitas
Kehadiran seluruh pihak yang berpartisipasi aktif dalam penanaman mangrove ini sebagai simbol kesinambungan pertumbuhan perusahaan bersama alam dan masyarakat.
Direktur Utama PT Garam Abraham Mose mengungkapkan, tanam mangrove memiliki manfaat besar yang tidak hanya untuk lingkungan tetapi juga bagi keberlanjutan ekonomi dan sosial masyarakat pesisir.
Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi dan bencana alam seperti gelombang pasang dan badai, sekaligus menjadi habitat bagi berbagai biota laut yang mendukung sektor perikanan.
“Dengan melestarikan dan memperluas kawasan mangrove, kita menjaga keseimbangan ekologis yang penting untuk produksi garam yang berkelanjutan serta memastikan bahwa generasi mendatang dapat menikmati sumber daya alam yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini memperkuat komitmen PT Garam dalam menjalankan prinsip ESG demi masa depan yang lebih hijau dan sejahtera."
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno, mengapresiasi inisiatif PT Garam.
Menurutnya, kegiatan ini sangat strategis dan memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan pesisir.
“Sinergi antara pihak swasta dan pemerintah menjadi pondasi penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut dan ekosistem pesisir di Kabupaten Sumenep,” jelas Agustiono.