tjsl

ASDP Kembali Hijaukan Nusantara, 3.000 Mangrove Tumbuh di Mawali

Minggu, 9 November 2025 | 18:45 WIB
ASDP terus menumbuhkan harapan lewat aksi hijau di Mawali.

Kabar BUMN - Pesisir Mawali di Bitung tampak lebih hidup pada Kamis (6/11) lalu.

Deretan bibit mangrove muda berdiri rapi di tepi pantai, menandai komitmen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terhadap pelestarian lingkungan.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), ASDP menanam 3.000 mangrove sebagai langkah nyata mengurangi emisi karbon sekaligus memperkuat benteng alami pesisir.

Baca Juga: Bioenergi Jadi Pilar Ketahanan Energi, PLN EPI Dorong Kolaborasi Riset dan Industri

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan, aksi ini bukan sekadar rutinitas perusahaan.

“Lingkungan adalah ruang hidup bagi manusia dan seluruh ekosistem.

"Menjaganya berarti menjaga masa depan. Kami berharap penanaman mangrove ini menjadi langkah nyata menuju masa depan yang lebih hijau,” ujar Heru.

Baca Juga: RUPSLB Kimia Farma Setujui Pengalihan Aset dan Perubahan Susunan Pengurus

Program ini menggandeng Jejakin, yang berperan dalam pemantauan pertumbuhan, perhitungan serapan karbon, hingga pelaporan berkala.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan, pemantauan dilakukan tiga bulan setelah penanaman untuk memastikan tingkat kelangsungan hidup bibit.

“Prinsipnya, bukan hanya menanam, tetapi memastikan ia tumbuh,” tegasnya.

Baca Juga: 4 Kafe Matcha di Jakarta, Tawarkan Beragam Racikan Matcha dengan Bubuk Asli dari Jepang

General Manager ASDP Bitung, Rudy Mahmudi, menambahkan, keberadaan mangrove tak hanya menjaga stabilitas garis pantai, tetapi juga menghidupkan kembali habitat biota laut yang sempat menipis.

“Mangrove adalah benteng alami. Ia mencegah abrasi, memulihkan ekosistem, dan membuka peluang bagi masyarakat pesisir untuk mengembangkan ekowisata maupun sektor perikanan.

Halaman:

Tags

Terkini