tjsl

PT Bukit Asam Salurkan Bantuan 3.500 Bibit Cabai di Sawahlunto, Dorong Ketahanan Pangan

Senin, 24 November 2025 | 13:30 WIB
PT Bukit Asam menyalirkan bantuan 3.500 batang bibit cabai di Sawahlunto sebagai upaya untuk mendorong ketahanan pangan. (ptba.co.id)

Ia juga menekankan bahwa peran penyuluh pertanian sangat krusial dalam meningkatkan kompetensi petani, mulai dari pemilihan bibit, proses budidaya, penanganan pascapanen, hingga membangun kemampuan kelompok tani dalam mengakses pasar lebih luas.

Baca Juga: KAI Sambut Libur Akhir Tahun dengan Diskon Tiket 30%: Berlaku hingga 10 Januari 2026!

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat dan Direktorat Hortikultura Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa produksi cabai besar dan rawit di provinsi tersebut sempat turun sekitar 7,3 persen pada triwulan II 2025 akibat musim kering berkepanjangan sejak April hingga Agustus.

Namun, pada awal triwulan III, peningkatan curah hujan diperkirakan dapat mengangkat produksi 10–12 persen, termasuk di daerah penghasil seperti Sawahlunto dan Tanah Datar.

Kondisi produksi itu berdampak pada harga.

Baca Juga: Deretan Air Terjun Cantik di Bali, Punya Suasana Tenang di Tengah Hutan

Harga cabai merah di Sumatera Barat naik 54,50 persen (month to month) pada September 2025 dan menjadi penyumbang terbesar terhadap inflasi provinsi 4,22 persen.

"Dengan masuknya musim hujan dan dimulainya kembali aktivitas tanam, pemanfaatan pupuk dan bibit subsidi bisa optimal sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK)," tambah Henni.

Sementara itu, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengapresiasi terbangunnya sinergi antara PTBA dan kelompok tani yang dinilai memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Baca Juga: Dua Penghargaan Langsung Bagi Komitmen Pemberdayaan PNM

"Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat seperti ini adalah model pembangunan yang kita dorong.

"Ketahanan pangan bukan hanya tentang produksi, tapi juga kemandirian ekonomi masyarakat," jelas Riyanda.

Riyanda menegaskan bahwa langkah tersebut selaras dengan visi Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kemandirian pangan nasional dan penguatan ekonomi rakyat berbasis potensi lokal sebagai prioritas pembangunan nasional.

Baca Juga: 3 Danau Terbesar di Sumatra, di Urutan Pertama Danau Toba di Sumatra Utara

Ia menambahkan bahwa Pemkot Sawahlunto juga memperkuat program pelatihan, pendampingan wirausaha tani, dan integrasi akses pasar hasil hortikultura untuk memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini