tjsl

Jaga Pesisir Bangka, PT Timah Tanam Ribuan Mangrove untuk Pulihkan Lingkungan

Jumat, 5 Desember 2025 | 16:30 WIB
PT Timah tanam 5.000 mangrove di Pantai Takari untuk pulihkan pesisir, dukung mitigasi iklim, dan perkuat ekosistem bagi generasi mendatang. (Dok. PT Timah)

Kabar BUMN - Upaya menjaga keseimbangan lingkungan kembali diperkuat melalui inisiatif PT TIMAH Tbk yang menanam 5.000 bibit mangrove di kawasan Pantai Takari, Desa Rebo, Kabupaten Bangka.

Aksi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memulihkan ekosistem pesisir sekaligus mendukung mitigasi perubahan iklim.

Program tersebut juga melibatkan kolaborasi dengan pemerintah dan kelompok masyarakat setempat sebagai bentuk tanggung jawab berkelanjutan.

Baca Juga: Tempat Makan Soto Legendaris di Solo, Ada yang umurnya Lebih dari 90 Tahun

Penanaman mangrove ini merupakan lanjutan dari program keberlanjutan PT TIMAH Tbk yang sudah diterapkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga Kepulauan Riau.

Melalui penanaman yang rutin, perusahaan berupaya memperkuat struktur pesisir, mengurangi abrasi, serta menciptakan habitat yang mendukung keanekaragaman hayati.

Komitmen ini diharapkan memberikan dampak ekologis dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat sekitar wilayah pesisir.

Baca Juga: Gandeng Top Fertility Center Alpha IVF, InJourney Hadirkan Pusat Layanan Fertilitas Internasional Terbaik di KEK Sanur

Kepala KPHP Produksi Sigambir Kotawaringin, Tanaim, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi PT TIMAH Tbk dalam menjaga kawasan pesisir melalui program penanaman mangrove.

Ia mengatakan, “Terima kasih kepada PT TIMAH Tbk karena tetap konsisten menanam mangrove di kawasan Hutan Lindung Rebo. Seperti kita ketahui, garis pantai banyak yang rusak akibat ulah manusia. Dengan menanam mangrove, kita mulai memulihkan area ini.”

Tanaim menambahkan bahwa upaya pemulihan ekosistem pesisir melalui mangrove memang membutuhkan waktu, namun dampaknya akan dirasakan secara nyata oleh lingkungan dan masyarakat.

Baca Juga: Telkom: Akses WiFi di Posko Bencana Gratis untuk Seluruh Masyarakat Terdampak di Sumatera

Ia menuturkan, “Saya pernah menanam mangrove di Rambat Menduyung, dan hari ini kita bisa melihat bagaimana kerang dan kepiting telah kembali. Ini berarti ekosistem yang rusak bertahun-tahun mulai hidup kembali.”

Ia berharap PT TIMAH Tbk terus menjaga konsistensi program penanaman dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak.

Halaman:

Tags

Terkini