Kabar BUMN - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut berkontribusi dalam mempercepat pemulihan sosial masyarakat yang terdampak banjir bandang di Sumatra Barat.
Melalui aksi nyata di lapangan, BNI melakukan pembersihan lumpur serta material sisa banjir di Masjid Darul Aman, Jorong Toboh, Nagari Malalak, Kabupaten Agam, guna memastikan fasilitas ibadah tersebut kembali aman dan nyaman digunakan oleh masyarakat.
Kegiatan pembersihan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang difokuskan pada fasilitas umum yang memiliki nilai strategis bagi kehidupan sosial dan keagamaan warga.
Baca Juga: WIKA Garap Proyek Sanitasi CWIP Nipah Kuning B, Perkuat Infrastruktur Kota Pontianak
Sebelumnya, Masjid Darul Aman terdampak banjir bandang yang membawa lumpur dan material ke area utama bangunan, sehingga menghambat pelaksanaan ibadah dan aktivitas sosial masyarakat sekitar.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan bahwa pemulihan fasilitas ibadah menjadi prioritas karena peran masjid yang sangat penting bagi masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, BNI berharap dapat membantu masyarakat untuk kembali menjalankan aktivitas ibadah dan sosial dengan aman dan nyaman, sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana," ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Promo Tiket KAI di BRImo, Dapatkan Cashback 25 Persen hingga Rp50 Ribu
Dalam pelaksanaannya, BNI bersinergi dengan Keluarga Besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program BUMN Peduli bertajuk Satu Hati untuk Sumatera yang berada di bawah koordinasi Danantara Indonesia.
Berbagai sarana dan sumber daya dikerahkan agar proses pembersihan dapat berjalan secara efektif dan terkoordinasi.
Okki menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BNI yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Baca Juga: 5 Poin yang Wajib Diperhatikan Saat Memilih Sunscreen Khusus untuk Wisata
Program ini tidak hanya mencakup pembersihan awal, tetapi juga membuka peluang untuk renovasi fasilitas serta perbaikan sarana pendukung ibadah apabila diperlukan.
"Kami berharap dukungan ini dapat membantu menciptakan kembali lingkungan yang aman dan nyaman, termasuk dalam hal kebutuhan beribadah, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal," tegasnya.