Kabar BUMN - Hasil upaya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui program pemberdayaan desa, program Desa BRILiaN telah menjangkau 5.000 desa di Indonesia.
Sejak diluncurkan tahun 2020, pengembangan Desa BRILiaN difokuskan pada optimalisasi potensi desa berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Program ini dijalankan melalui empat pilar pemberdayaan, yaitu Peningkatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dan/atau Koperasi Desa, Digitalisasi, Sustainability, dan Inovasi.
Baca Juga: PHM Salurkan Bantuan Pendidikan Mahakam dan Pendampingan Sarjana Pesisir, Cetak SDM Lokal Unggulan
Dalam perjalanannya, Desa BRILiaN berkembang menjadi salah satu strategi utama pemberdayaan BRI untuk menggali dan mengembangkan potensi ekonomi di tingkat lokal.
Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa pemberdayaan Desa BRILiaN merupakan wujud nyata komitmen BRI dalam membangun ekonomi yang lebih merata dan berkeadilan.
Program ini dirancang untuk menghasilkan role model pengembangan desa melalui penerapan praktik kepemimpinan desa yang unggul serta penguatan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
Baca Juga: Dari Simulasi hingga Aksi, PT TIMAH Area Kundur Gelar Lomba Tanggap Darurat 2026
“Inisiatif ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya Asta Cita ke-6 yang menekankan pembangunan dari desa dan dari bawah sebagai strategi pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” ujar Akhmad.
Selain Desa BRILiaN, BRI juga menjalankan rangkaian inisiatif pemberdayaan berbasis komunitas yang saling terintegrasi.
Hingga 2025, BRI telah mengembangkan lebih dari 42 ribu klaster usaha di berbagai daerah sebagai wadah penguatan kapasitas dan kolaborasi pelaku usaha di tingkat lokal.
Baca Juga: DPRD Kukar Tinjau Lapangan SPU, PHM Tegaskan Komitmen Operasi Hulu Migas Berkelanjutan
BRI juga menghadirkan LinkUMKM sebagai platform digital yang menghubungkan pelaku UMKM dengan pasar, mitra usaha, serta akses layanan keuangan.
Sebanyak 14,98 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan platform ini untuk memperluas jangkauan usaha dan mempercepat proses naik kelas.