"Kurangnya aktivitas fisik masuk menjadi 5 besar penyebab penyakit di Indonesia. Dan lari merupakan olahraga paling inklusif, murah, dan sehat karena modalnya hanya sepatu. Teman-teman disabilitas sudah membuktikan bisa, masa kita yang sehat tidak bisa?" ujar Budi.
Baca Juga: Pertamina NRE dan Medco Jajaki Proyek Bioenergi Berkelanjutan, Fokus Biodiesel HACPO dan Bioetanol
Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengapresiasi inisiatif BTN yang melibatkan penyandang disabilitas secara aktif dalam ajang lari berskala nasional.
"Kami menyadari pentingnya dukungan sistem bagi atlet disabilitas, mulai dari layanan, lingkungan, hingga masa depan mereka setelah menjadi atlet," tutur Respati.
Ia menambahkan, pihaknya berterima kasih kepada BTN karena melalui BTN Jakim, rekan-rekan disabilitas benar-benar dilibatkan, dan berharap kegiatan ini terus membuka ruang untuk menguatkan peran kota Solo sebagai kota inklusif.***