Kabar BUMN - PT Sucofindo (Persero) memberikan bantuan geomembran untuk penutup timbulan sampah (covering landfill) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaligending, Kabupaten Kebumen.
Bantuan diberikan untuk mendukung transisi pengelolaan sampah dari sistem open dumping menuju controlled landfill.
Dengan pemasangan geomembran, potensi pelepasan gas metana ke udara dapat ditekan, pencemaran air lindi dapat diminimalisir, serta risiko bau, vektor penyakit, dan kebakaran akibat gas metana dapat dihindari.
Baca Juga: Dahana Raih Penghargaan Arutmin Batulicin, Catat 4.752 Hari Kerja Aman
Kepala Unit TJSL PT Sucofindo (Persero) Nuri Hidayat menyampaikan, upaya ini bukan hanya menghadirkan solusi infrastruktur lingkungan, tetapi juga memastikan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat sekitar TPA.
“Kolaborasi kami dengan DLHKP Kebumen sejak 2023 telah menghasilkan instalasi biogas dari gas metana, dan kini diperkuat dengan bantuan geomembran. Kami berharap langkah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata menuju Net Zero Emission,” jelas Nuri Hidayat.
Bantuan yang termasuk dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sucofindo ini juga mendukung program Desa Proklim dengan memperkuat kapasitas masyarakat dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Baca Juga: WEGE Tandatangani Kontrak Pembangunan Halte BRT Metropolitan Mebidang Senilai Rp198,51 Miliar
Menurut Nuri Hidayat, program TJSL Sucofindo di Kaligending adalah wujud dukungan terhadap kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong peningkatan pengelolaan TPA menuju sanitary landfill.
Pada tahun 2025, Sucofindo juga telah memulai program optimalisasi biogas di TPSA Ciniru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Program ini melibatkan portofolio jasa Sucofindo dalam memastikan upaya reduksi emisi gas metana. Perhitungan reduksi emisi gas metana tersebut akan menjadi tolok ukur keberhasilan program dalam mendukung peningkatan kualitas lingkungan.
Baca Juga: Tiket Kereta Lebaran 2026 Masih Tersedia 2,27 Juta, KAI Imbau Pemudik Segera Amankan Kursi
Nuri Hidayat menambahkan, melalui bantuan geomembran ini, Sucofindo menegaskan perannya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) yang tidak hanya berfokus pada layanan profesional, tetapi juga menghadirkan nilai tambah sosial dan lingkungan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah TJSL mendukung pencapaian target Net Zero Emission Indonesia,” tutup Nuri Hidayat.***