tjsl

PT Dirgantara Indonesia Kembangkan Sorgum sebagai Pangan Alternatif di Jawa Barat

Minggu, 8 Maret 2026 | 10:45 WIB
Panen perdana sorgum di Cirebon menjadi bagian dari upaya kolaborasi PT Dirgantara Indonesia, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mengembangkan pangan alternatif yang bernilai ekonomi.

Kabar BUMN - Upaya memperkuat ketahanan pangan daerah terus didorong melalui pengembangan komoditas alternatif.

Salah satunya dilakukan oleh PT Dirgantara Indonesia (PDTI) yang bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhorti) Provinsi Jawa Barat menggelar panen perdana tanaman sorgum di Plumbon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Kegiatan ini berlangsung di lahan UPTD Balai Benih Padi dan Palawija.

Baca Juga: Program Pemberdayaan Perempuan Pertamina Patra Niaga Jangkau Puluhan Wilayah di Indonesia

Hadir sejumlah tokoh daerah dalam acara ini yaitu Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dan Tokoh Penting Masyarakat Jawa Barat, Umuh Muchtar, serta Kepala Distanhorti Provinsi Jawa Barat, Dadan Hidayat.

Panen tersebut merupakan kelanjutan dari program penanaman sorgum yang dimulai pada Oktober 2025 melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTDI.

Program ini bertujuan mendorong diversifikasi pangan sekaligus mengurangi ketergantungan pada komoditas pangan utama.

Baca Juga: 5 Jam di Udara untuk Pertama Kali? Ini Cara Menikmati Penerbangan Tanpa Panik

Sorgum dipilih karena memiliki kemampuan beradaptasi yang baik di berbagai kondisi lahan dan relatif tahan terhadap kekeringan.

Selain sebagai bahan pangan, tanaman ini juga berpotensi dimanfaatkan untuk pakan ternak hingga sumber energi biomassa.

Dalam kesempatan yang sama, PTDI juga menandatangani kerja sama pemanfaatan lahan dengan tokoh masyarakat Umuh Muchtar untuk pengembangan kawasan budidaya sorgum di wilayah Jatigede, Kabupaten Sumedang.

Baca Juga: BUMN DAMRI Buka Lowongan Kerja Terbaru, Pendaftaran Khusus Posisi Ini Ditutup 10 Maret

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan, dan Umuh Muchtar.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem budidaya sorgum sekaligus membuka peluang ekonomi bagi petani lokal.

Halaman:

Tags

Terkini