Kabar BUMN - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli menyalurkan bantuan 2.000 paket sembako dalam memperingati Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka 1948).
Bantuan disampaikan kepada umat Hindu di Desa Angseri, Kec. Baturiti, Kab. Tabanan, serta di Desa Sarimekar, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng, Bali.
Setiap paket sembako yang diberikan terdiri dari 10 kg beras, minyak goreng, gula pasir, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Bantuan diserahkan secara langsung kepada masyarakat di Balai Desa Angseri dan Balai Banjar Desa Sarimekar sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Nyepi.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan, penyaluran bantuan sembako ini merupakan bagian dari komitmen BRI untuk terus menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi di Hari Raya Nyepi.
“Semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat di Desa Angseri dan Desa Sarimekar,” ungkapnya.
Baca Juga: Tetap Siaga Saat Lebaran, Kisah Perwira Pertamina Menjaga Energi dari Tengah Laut
Kepala Desa Angseri Nyoman Warnata mengungkapkan apresiasinya atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BRI Peduli.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang Hari Raya Nyepi yang identik dengan peningkatan kebutuhan rumah tangga.
“Kami masyarakat di Desa Angseri merasa sangat terbantu, di mana bantuan ini tentunya meringankan beban masyarakat kami. Semoga sinergi ini tetap terus terjalin antara warga Desa Angseri dan BRI,” ujarnya.
Baca Juga: PLN Group Salurkan Santunan di Banggai Jelang Idulfitri, Wujud Kepedulian untuk Sesama
Masyarakat Desa Sarimekar menyambut baik bantuan tersebut. Kehadiran BRI melalui program BRI Peduli dinilai tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sebagai informasi, Desa Angseri merupakan salah satu Desa BRILian 2023 yang mendapatkan penghargaan sebagai Desa dengan Tata Kelola Terbaik berkat pengelolaan sumber daya air yang dimanfaatkan secara optimal bagi warga desa.