tjsl

PLN EPI Perkuat Strategi Dekarbonisasi melalui Blue Carbon Ecosystems

Senin, 25 Mei 2026 | 09:30 WIB
Vice President Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3KL) PLN EPI, Muhammad Aminuddin. (DOK. PLN EPI)

Kabar BUMN - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyelenggarakan HSSE Talk #4 bertema “Nature-Based Solutions for Decarbonization: Unlocking the Power of Blue Carbon Ecosystems” secara daring pada Jumat (22/5/2026).

Untuk memastikan operasional bisnis berjalan selaras dengan keberlanjutan lingkungan, PLN EPI juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga ekosistem pesisir yang menjadi rumah bagi mangrove dan padang lamun sebagai penyerap karbon alami atau blue carbon.

Vice President Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3KL) PLN EPI, Muhammad Aminuddin mengatakan, ekosistem mangrove dan padang lamun memiliki kemampuan menyerap karbon hingga sepuluh kali lebih efektif dibandingkan hutan daratan.

Baca Juga: IAS Raih Penghargaan Tertinggi Kepatuhan Regulasi di IRCA 2026

Potensi tersebut menjadikan ekosistem pesisir sebagai salah satu solusi berbasis alam (Nature-Based Solutions/NBS) yang dinilai penting dalam mendukung target penurunan emisi nasional dan komitmen Net Zero Emission Indonesia tahun 2060.

PLN EPI juga menyoroti bahwa perubahan iklim telah meningkatkan risiko kenaikan muka air laut, abrasi, hingga cuaca ekstrem yang berdampak langsung terhadap masyarakat pesisir Indonesia.

Data yang dipaparkan CarbonEthics menunjukkan Indonesia memiliki sekitar 3,4 juta hektare kawasan mangrove yang mampu menyimpan hingga 3,1 miliar ton CO2, namun sekitar 40 persen kawasan mangrove mengalami degradasi dalam tiga dekade terakhir.

Baca Juga: Telkomsel dan BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Jamsostek Poin, Permudah Pekerja Informal Akses Perlindungan Sosial

Aminuddin menambahkan, pengembangan bisnis energi ke depan harus dijalankan dengan pendekatan yang lebih bertanggung jawab dan berorientasi pada keberlanjutan.

Menurutnya, meningkatnya tuntutan regulasi, ekspektasi investor, serta berkembangnya pasar karbon domestik menjadi momentum bagi PLN EPI untuk memperkuat strategi bisnis yang nature-positive.

“PLN EPI perlu memposisikan diri sebagai pelopor integrasi nature-positive strategy dalam operasional energi. Keberlanjutan bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi bagian penting dalam membangun bisnis energi masa depan yang resilien dan bernilai tambah,” tambah Aminuddin.

Baca Juga: DAMRI Berbagi Pengalaman Elektrifikasi di Busworld Southeast Asia Conference 2026

Selain aspek lingkungan, pendekatan Nature-Based Solutions juga dinilai mampu memberikan dampak sosial yang signifikan.

Dalam salah satu proyek rehabilitasi mangrove di Tanjung Pakis, Karawang, PLN EPI bekerja sama dengan Carbon Ethics menjadi bagian dari penanaman mangrove dengan melibatkan komunitas lokal dan menciptakan manfaat bagi ribuan masyarakat pesisir melalui pelatihan, pengembangan UMKM, hingga ekonomi berbasis ekowisata.

Halaman:

Tags

Terkini